Rabu, 22 Jul 2026 12:26 WIB

Mayat Pendaki Berhasil Dievakuasi dari Jurang Bukit Krapyak Mojokerto

Mayat pendaki berhasil dievakuasi dari jurang Bukit Krapyak Mojokerto (Foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Mayat pendaki berhasil dievakuasi dari jurang Bukit Krapyak Mojokerto (Foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Mayat Raffi Dimas Baddar, pendaki yang hilang dan ditemukan tewas dalam jurang di Bukit Krapyak Mojokerto berhasil dievakuasi, Selasa (27/9/2022) petang.

Evakuasi dilakukan tim gabungan dari SAR Surabaya, TNI, Polri dan relawan.

Baca Juga: Telapak Temukan Dugaan Pencemaran Kali Porong Mojokerto, Bakal Lapor Menteri LH

Rafi ditemukan tewas dalam jurang Kali Sumber Luwak yang berada di sekitar 380,26 meter azimuth 161,68 di bawah Putuk Puyang dengan ketinggian 1.540 Mdpl.

Koordinator Pencarian (OSC) SAR Surabaya, Yohny Kurnianto mengatakan, jenazah korban berada di tengah-tengah air terjun yang sedikit menyulitkan petugas.

"Dia (korban) itu dari atas turun ke bawah karena tidak terlalu tinggi ada terasan. Mungkin dia melemparkan sandal. Sandal itu jadi petunjuk kita menyisir ke atas," ungkap Yohny, Selasa (27/9/2022).

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Mayat pendaki berhasil dievakuasi dari jurang Bukit Krapyak MojokertoMayat pendaki berhasil dievakuasi dari jurang Bukit Krapyak Mojokerto

Yohny menyebut, mayat korban sudah mulai mengeluarkan bau tidak sedap. Mayat dievakuasi dengan cara Single Rope Technique (SRT) dengan waktu sekitar 5 jam.

Pantauan jatimnow.com di lokasi, mayat korban tiba di pintu masuk Bukit Krapyak Desa Padusan, Kecamatan Pacet sekitar pukul 17.36 WIB dengan cara dipikul relawan.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Sementara Asper Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Pacet dan Pengelolaan Hutan (KPH) Pasuruan, Margono menjelaskan, mayat korban dibawa ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari.

"Jenazah dievakuasi menggunakan mobil ambulans ke RSUD Soekandar Mojosari untuk dilaksanakan autopsi," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.