Sabtu, 20 Jun 2026 06:46 WIB

Pelaksanaan ANBK SD di Jombang Mundur, Ini Penyebabnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) SD di Kabupaten Jombang, mundur dari jadwal yang ditentukan.

Sebelumnya ANBK dijadwalkan pada 26-27 September. Namun karena terkendala sarana dan prasarana, ANBK bakal dilaksanakan 28-29 September.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen menjelaskan, ada 188 sekolah menumpang ke sekolah lain karena mereka tidak memiliki sarana prasarana yang memadai.

"Simulasi mundur, dari yang semula tanggal 26-27, diundur menjadi tanggal 28 dan 29 September, serta simulasi kedua 3 dan 6 Oktober," ungkap Senen, Selasa (27/9/2022).

menurut Senen, simulasi pertama dan kedua hanya diikuti sekolah yang menyelenggarakan secara mandiri. Siswa dari sekolah yang menumpang tidak perlu ikut simulasi.

"Ya nanti tetap ada panduannya tentang ANBK dilaksanakan di sekolah masing-masing, tapi bukan simulasi," bebernya.

Dijelaskan Senen, simulasi ini dilakukan untuk sinkronisasi komputer dari server sekolah ke pusat. Dan sekolah yang menyelenggarakan ANBK secara mandiri harus memiliki sarana komputer yang memadai, juga jaringan internet yang mumpuni.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

"ANBK juga tidak bisa dilakukan dengan menggunakan HP. Ada beberapa aplikasi yang harus dibuka pakai komputer, tidak bisa hanya pakai HP," ungkapnya.

Dia mengaku jika ratusan sekolah yang menumpang ANBK hingga kini belum dipetakan.

"Nanti setelah sinkronisasi baru kita lakukan pemetaan," ucapnya.

Dia menegaskan, ANBK SD diikuti hampir seluruh siswa kelas lima. Namun bagi sekolah yang memiliki kelas pararel, hanya diambil sampling 30 siswa utama dan lima siswa cadangan.

Baca Juga: Dear Bapak - Ibu, Dinas Pendidikan Surabaya Buka Posko SPMB 2026 Pekan Ini

"Jumlahnya tidak banyak, hanya sedikit yang diambil sampling. Kayak SDN Kepanjen 2 yang punya banyak siswa kelas 5 baru diambil sampling, hanya 30 anak. Kalau hanya satu rombel jumlah siswanya 20 atau 28, ya semua ikut semua," ujar Senen.

Dia mengatakan jika ANBK SD dibagi menjadi empat gelombang. Gelombang pertama 24-25 Oktober, gelombang 26-27 Oktober, gelombang ketiga 31 Oktober sampai 1 November dan gelombang keempat 2-3 November.

"Sekolah bisa memilih, disesuaikan dengan ketersediaan sarana prasarana," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.