Kamis, 18 Jun 2026 22:33 WIB

Kota Batu Masuk Kategori Desa Mandiri Pertama di Indonesia

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.(Foto: Diskominfo Kota Batu for jatimnow.com)
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.(Foto: Diskominfo Kota Batu for jatimnow.com)

jatimnow.com - 19 Desa di Kota Batu bakal diberikan lencana sebagai desa mandiri ke depannya. Pasalnya, setiap desa dapat dikatakan sebagai adi kota. Kota Batu memiliki percepatan pembangunan desa yang berbeda.

Hal ini ditekankan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Abdul Halim Iskandar saat turun langsung ke Kota Batu untuk melakukan sambang desa.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

"Dengan status tersebut, kepala desa se-Kota Batu bakal mendapatkan ganjaran berupa lencana desa mandiri. Kemudian untuk wali kotanya, berhak mendapatkan penghargaan Bakti Desa Utama," katanya Selasa (27/9/2022).

Harapannya penghargaan itu nantinya khusus untuk wali kota yang berhasil membawa seluruh desa berstatus mandiri. Berbeda dengan lencana Bakti Desa Madya yang berarti desanya masih ada berstatus maju. Berbeda pula dengan Bakti Desa Pratama yang berarti masih ada desa statusnya berkembang.

"Kota Batu sendiri juga terhitung menjadi satu-satunya daerah level kota di Indonesia yang kepala daerahnya mendapatkan penghargaan Bakti Desa Utama. Ini bisa dijadikan contoh. Sebab pola atau model pembangunan desa yang bagus dengan cara melakukan replikasi. Mencontoh suatu desa yang sudah sukses kemudian direplikasi ke desa lain," ujarnya.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Meskipun dinilai oleh Halim dengan menggunakan metode replikasi menjadi cara andalannya, namun dengan menerapkan pola tersebut, Kota Batu tetap harus menyesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing.

"Sehingga Kota Batu masih bisa mereplikasi keberhasilan Kota lainnya yang letak topografinya berada pada daerah pegunungan dan bukan desa yang ada di kawasan pesisir," ujarnya.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Di sisi lain, ke depannya Halim juga bakal mengusulkan kepada Dirjen Dukcapil agar desa-desa di Kota Batu bisa melakukan kepengurusan KTP hingga Cetak KTP mandiri.

"Kami akan bantu desa-desa di Kota Batu untuk bisa melakukan hal tersebut. Kami akan perjuangkan ke Dirjen Dukcapil sesuai dengan kewenangannya serta benar-benar merepresentasikan bahwa desa di Kota Batu ini benar-benar sudah maju," tutupnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.