Minggu, 14 Jun 2026 08:48 WIB

Pemkab Banyuwangi Berkolaborasi dengan TNI AL Kembangkan Kampung Sidat

  • Penulis :
  • | Rabu, 25 Jul 2018 16:26 WIB
Bupati Anas dan Danlatamal V Laksamana Pertama TNI Edwin SH saat menebar benih Sidat/Foto: istimewa
Bupati Anas dan Danlatamal V Laksamana Pertama TNI Edwin SH saat menebar benih Sidat/Foto: istimewa

jatimnow.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berkolaborasi dengan TNI AL mengembangkan kampung sidat di Dusun Jopuran, Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah.

Kampung Sidat “Sidawangi” tersebut diresmikan Komandan Pangakalan Utama TNI AL (Danlatamal) V Laksamana Pertama TNI Edwin SH bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar  Anas. Peresmian itu ditandai dengan tebar benih Sidat, Rabu (25/8/2018).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Danlatamal Edwin mengatakan, kerjasama ini sebagai bagian mensukseskan program kemaritiman nasional. Ini juga ikhtiar menunaikan amanat UUD 1945 untuk ikut mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat.

“Sidat merupakan salah satu potensi maritim yang potensial untuk dikembangkan. Sidat ini merupakan jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi yang bisa memberikan kesejahteraan bagi warga. Kandungan gizinya juga lebih banyak dibandingkan ikan Salmon yang sudah lebih dikenal, sangat baik dikonsumsi untuk perkembangan otak anak,” kata Danlatamal.

Danlatamal melanjutkan, pengembangan Kampung Sidat di Banyuwangi ini yang pertama dijalankan oleh TNI AL. Banyuwangi dipilih karena memiliki potensi alam yang sangat mendukung. Banyuwangi punya sumber mata air yang berlimpah, yang cocok untuk tempat budidaya Sidat.

“Ikan Sidat ini hanya mau hidup di air yang bersih dan Banyuwangi memenuhi persyaratan ini. Sidat ini ikan yang hidup di air tawar tapi kalau melakukan pembiakan di Laut. Jadi semua ekosistemnya harus dijaga baik yang didarat maupun yang dilaut. Makanya budidaya Sidat sangat baik untuk lingkungan,” ujar Danlatamal.

Kampung sidat ini berada di tengah areal persawahan Dusun Jopuran dan dikemas menjadi sebuah obyek wisata alam. Di  kawasan tersebut, terdapat kolam-kolam sidat dengan air yang jernih. Maklum saja, airnya mengalir dari hulu pegunungan Ijen.

Selain itu, di antara kolam tersebut terdapat pemandian alam hasil membendung aliran sungai. Di sekitar pemandian, penduduk juga bisa menikmati kuliner khas dusun setempat. Warung-warung di sekitar kampung yang didirikan warga ini menawarkan menu antara lain pepes sidat, abon daun singkong, dan pecel pitik.

Sementara itu, Bupati Anas menyambut baik program kolaboratif pengembangan Kampung Sidat ini. Program ini, adalah bagian gerakan 10 ribu kolam yang digagas Banyuwangi untuk meningkatkan produksi perikanan darat.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

“Syukur, saat ini budidaya sidat di Banyuwangi sudah mulai banyak dikembangkan oleh warga lokal. Kalau dulu kan hanya korporasi yang mengembangkan. Dengan mulai dikembangkan lebih masif, harapannya semoga kesejahteraan warga juga meningkat karena nilai jualnya yang tinggi dibanding ikan tawar lain,” jelas dia.

Anas optimis budidaya sidat di Banyuwangi akan semakin berkembang. Sebab, Kemenko Maritim pernah merilis kualitas air baku di Banyuwangi cocok untuk budidaya perikanan, termasuk sidat.

Dari hasil penelitian per 25 miligram sampel terdapat 550 ribu koloni bakteri. Adapun di Banyuwangi dengan sampel yang sama, hanya mengandung 10 ribu koloni bakteri.

“Sangat sehat untuk pengembangan Sidat. Saya akan meminta Dinas Perikana dan Kelautan untuk mulai menggalakkan kolam sidat kelompok pembudidaya melihat manfaatnya yang besar ini. Contohnya pondok pesantren yang sebagian besar memelihara lele, perlahan akan kami ajari budidaya sidat,” pungkas Anas.

Baca Juga: Lewat KKRI 2026, TNI Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme Pelajar Jember

Sebelum meresmikan acara ini, Danlantamal Edwin bersama Bupati Anas menghadiri tradisi ithuk-ithukan di dusun setempat. Edwin dipakaikan penutup kepala khas Banyuwangi, udeng, sebagai tanda warga kehormatan Banyuwangi.  

 Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.