Kamis, 18 Jun 2026 08:59 WIB

Gelar Open House, Ayo Rek Buruan Kunjungi Balai Yasa Surabaya Gubeng

Masyarakat menguunjungo open hous Balai Yasa. (Foto:  Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Masyarakat menguunjungo open hous Balai Yasa. (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Akhir pekan merupakan saat yang pas untuk healing atau liburan. Namun menjelang akhir bulan alias tanggal tua begini bagi kalangan tertentu hanya mengisinya cukup dengan berkumpul dengan keluarga di rumah.

Tetapi, jika bagi anda yang tinggal di Surabaya jangan takut untuk bepergian. Pasalnya di ulang tahun ke-77, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengggelar Open House Balai Yasa Kereta Api Surabaya Gubeng untuk masyarakat umum. Bengkel kereta api ini dibuka selama 3 hari, dapat dikunjungi oleh masyarakat umum secara gratis.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Direktur Pengelolaan Sarana KAI Eko Purwanto mengatakan, open house ini merupakan inovasi PT KAI untuk membuka diri agar masyarakat dapat melihat bagaimana dapur kereta api, tempat dimana KAI merawat seluruh sarana kereta api, baik lokomotif, kereta, KRD, KRDI, maupun KRL.

Pembukaan Open House di Balai Yasa Yogyakarta dilakukan pada Jumat (23/9/2022), di Balai Yasa Surabaya Gubeng pada Minggu (25/9) ini, dan di Balai Yasa Manggarai pada Senin (26/9) besok.

“KAI membuka open house di 3 Balai Yasa yang masing-masing memiliki ciri khas yang dapat terlihat kalau kita menyaksikan sendiri. Open House ini diharapkan dapat memberikan value bagi pendidikan, pemerhati, dan masyarakat secara keseluruhan,” kata Eko Purwanto saat ditemui di Bali Yasa Surabaya Gubeng, Minggu (25/9/2022).

Pada penyelenggaraan Open House Balai Yasa tersebut, KAI juga berkeinginan untuk memberikan edukasi tentang perkereta apian serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dengan menyediakan stan UMKM pada kegiatan tersebut.

"Balai Yasa adalah bengkel kereta api yang difungsikan untuk melakukan perawatan besar sarana perkeretaapian meliputi Daop yang ada di Jawa bagian Timur seperti Daop 7 Madiun, 8 Surabaya dan 9 Jember. Perawatan itu dilakukan setiap periode 2 tahunan dan 4 tahunan dengan tingkat kesulitan kompleks," jelasnya.

"Sarana yang dimaksud yaitu lokomotif, kereta penumpang, gerbong barang, dan fasilitas-fasilitas sarana lainnya. Sedangkan untuk perawatan rutin seperti harian, 6 bulanan, dan 1 tahunan dengan tingkat kerusakan sarana ringan dilakukan di Depo," imbuhnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Adapun Balai Yasa Surabaya Gubeng dibangun pada 1879 dan memiliki luas 10 hektare. Balai Yasa Surabaya Gubeng berfungsi untuk memelihara sarana berupa kereta dan kereta pembangkit.

"Selain itu kami juga memamerkan produk terbaru pada Open House di Balai Yasa Surabaya Gubeng yaitu Kereta Panoramic yang akan segera KAI operasikan," ungkapnya.

KAI terus mengoptimalkan Balai Yasa agar dapat menunjang perjalanan kereta api yang selamat, nyaman, dan tepat waktu.

Keandalan sarana merupakan salah satu faktor kunci dalam mencapai ketepatan waktu perjalanan kereta api. Saat ini, ketepatan waktu kereta api angkutan penumpang mencapai 99,6%.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Ke depan, KAI akan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Perekonomian untuk dapat memberikan value lebih Balai Yasa kepada masyarakat. Sehingga fungsi Balai Yasa tidak hanya sebatas merawat sarana kereta api, tetapi juga sebagai wahana pendidikan dan menghidupkan perekonomian,” tukasnya Eko Purwanto.

Selain itu KAI mengimbau kepada seluruh pengunjung Open House Balai Yasa untuk mematuhi prosedur yang berlaku seperti menggunakan atribut safety yang telah KAI sediakan.

"Kemudian tidak menginjakkan kaki di area terlarang. Hal ini agar keselamatan pengunjung dalam kegiatan Open House Balai Yasa tetap terjaga," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.