Sabtu, 20 Jun 2026 10:14 WIB

Usai Duduk Depan Musala, Petani Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Api di Kediri

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Minggu, 25 Sep 2022 11:19 WIB
Polisi dan warga mengevakuasi korban di lokasi kejadian. (Foto : Polsek Ngadiluwih/jatimnow.com)
Polisi dan warga mengevakuasi korban di lokasi kejadian. (Foto : Polsek Ngadiluwih/jatimnow.com)

Kediri - Dayat (52), petani di Desa Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri nekat menabrakkan diri ke kereta api, Minggu (25/9/2022). Tamatan SD itu tewas seketika dengan luka pecah kepala belakang, luka robek pada dagu, patah tulang lengan, pergelangan tangan dan kaki kiri.

Kapolsek Ngadiluwih, AKP Iwan Setyo Budi mengatakan, peristiwa itu terjadi di perlintasan KA Km 180+8/9 petak jalan Ngadiluwih-Kediri Termasuk, Dusun Trate, Desa Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Sekitar 500 meter ke selatan dari peristiwan kecelakaan maut, Jumat dini hari kemarin.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Lanjut, menurut AKP Iwan SB, saat itu korban bersama menantunya Ahmad Khotib duduk di depan teras musala An Nur, di sekitar lokasi. Dia kemudian meminta menantunya mengambilkannya minum.

“Saat itu korban yang dalam keadaan sakit kanker hati dan komplikasi sedang duduk di depan teras Musala An Nur. Kemudian menantunya pulang ke rumah untuk mengambilkan air minum. Tidak lama kemudian sekira pukul 05.40 WIB, melintas Kereta Api Doho dari arah selatan (Blitar) menuju ke utara dengan tujuan akhir Surabaya,” katanya, saat dikonfirmasi jatimnow.com, Minggu (25/9/2022).

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Kemudian masinis Rizal Kurniawan melaporkan telah menabrak pejalan kaki yang berjalan di atas Jalur Rel KA. Kemudian Hendri (45) Polsuska, menuju ke TKP dan mengecek.

Tambah AKP Iwan saat itu saksi melihat mayat Dayat tergeletak di sisi timur Rel KA, yang berjarak 100 Meter dari TKP awal.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Korban diduga nekat menabrakkan diri ke Kereta Api karena depresi dengan sakit kanker hati dan komplikasi yang dideritanya.

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani Polsek Ngadiluwih. Korban masih berada di rumah sakit untuk diautopsi.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.