Jumat, 12 Jun 2026 00:35 WIB

Belum Genap Setahun, KAI Daop VII Madiun Catat 35 Kecelakaan Kereta Api

Kecelakaan kereta api di Desa/Dusun Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.(Foto: Polsek Ngadiluwih/jatimnow.com)
Kecelakaan kereta api di Desa/Dusun Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.(Foto: Polsek Ngadiluwih/jatimnow.com)

Kediri – Belum genap setahun, PT KAI Daop VII Madiun mencatat 35 kecelakaan. Salah satunya terjadi di perlintasan tak terjaga di Desa/Dusun Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jumat (23/9/2022) dini hari.

PT KAI bersama pemerintah daerah sebenarnya terus melakukan upaya peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang melalui kampanye sosialisasi keselamatan BERTEMAN (Berhenti, Tengok Kiri Kanan, Aman, Jalan). Selain melaksanakan sosialisasi, KAI juga aktif melakukan penutupan perlintasan yang tidak terjaga. Hal itu dalam rangka mengurangi titik rawan terjadi kecelakaan di perlintasan sebidang.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Namun kenyataannya, masih banyak pengguna jalan yang mengabaikan keselamatan mereka. Periode Januari-September, kecelakaan di wilayah PT KAI Daop VII Madiun sudah mencapai 35 kasus. Sementara 2021 lalu, angka kecelakaan mencapai 46 kasus.

“Dengan tertibnya masyarakat pengguna jalan dan peran optimal seluruh stakeholder, diharapkan keselamatan di perlintasan sebidang dapat terwujud. Sehingga perjalanan kereta api tidak terganggu dan pengguna jalan juga selamat sampai di tempat tujuan,” kata Manager Humas Daop VII Madiun Supriyanto, Jumat (23/9/2022).

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Di wilayah Daop VII Madiun (Madiun, Nganjuk, Kediri dan Jombang), sampai saat ini terdapat 259 perlintasan kereta api. 127 perlintasan di antaranya tidak terjaga. Hanya 88 perlintasan yang terjaga dan 44 lainnya berupa fly over dan underpas.

“Sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114, pengguna jalan wajib mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel,” tandas Supriyanto.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Sementara kecelakaan dini hari tadi, melibatkan Kereta Api Kertanegara relasi Purwokerto–Malang. Insiden mengakibatkan 1 orang tewas dan 1 orang lainnya mengalami luka serius. Sedangkan mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi W 1239 SR ringsek. Kecelakaan ini juga mengganggu perjalanan KA Kertanegara yang mengalami keterlambatan 23 menit.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.