Selasa, 23 Jun 2026 04:35 WIB

Pria Penghuni Kos di Jalan Jawa Jember Ditemukan Meninggal dalam Kamar

Seorang pria ditemukan meninggal di rumah kos.(Foto: Dwi Kuntarto Aji)
Seorang pria ditemukan meninggal di rumah kos.(Foto: Dwi Kuntarto Aji)

Jember - Seorang pria ditemukan meninggal dalam kamar kos di Jalan Jawa 2, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.

“Benar, tadi kami dengar laporan ada penghuni kos Jalan Jawa meninggal di dalam kamarnya. Anggota kami masih di lokasi untuk olah TKP,” ujar Kapolsek Sumbersari Kompol Sugeng Piyanto saat dikonfirmasi, Jumat (23/9/2022).

Baca Juga: Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

Sekitar pukul 02.00 WIB sebelum meninggal, korban mengeluh sakit kepada teman sebelah kamarnya.

“Korban saat itu mengaku panas dingin (demam), terus minta dikerokin. Setelah dikerokin, korban tidur di kamarnya. Nah saat pagi hari mau dibangunkan untuk bekerja, korban tidak bangun dan meninggal,” katanya.

Untuk identitas korban, lanjut Sugeng, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Anggota masih di lapangan, saya masih rapat koordinasi di Polres. Identitas korban masih di anggota, tapi yang jelas korban adalah pekerja teknisi eksavator, perusahaannya di Surabaya. Bukan mahasiswa. Korban laki-laki,” jelasnya.

Sementara salah seorang warga setempat juga membenarkan korban ditemukan meninggal di dalam kamar kosnya. Posisi jenazahnya terlentang dan tertutup dengan kain.

Baca Juga: Kodim 0824 Jember Fasilitasi Ratusan Warga Ikuti Operasi Katarak Gratis

“Kamar kosnya ada di lantai dua, paling pojok depan. Kabarnya sakit. Tadi saya juga melihat saat polisi ada di lokasi. Saya tidak berani melihat korban. Saat itu posisinya terlentang dan sudah ditutup kain selimut. Katanya sempat mengeluh sakit dan minta dikerokin. Tapi pagi-pagi sudah meninggal,” ucap warga yang enggan disebutkan namanya.

“Korbannya laki-laki, kebetulan saya tahu. Tadi pas mengantar anak sekolah. Karena lokasi kosnya di depan sekolah TK anak saya,” imbuhnya.

Terkait proses penyelidikan untuk penyebab pasti kematian korban, anggota Polsek Sumbersari bersama Tim Inavis Polres Jember berada di lokasi kejadian. Kemudian untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, jenazah dibawa ke Kamar Mayat RSD dr. Sobenadi Jember.

Baca Juga: Usung Empat Tuntutan, Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Jember

“Benar, tadi kami mendapat laporan ada korban meninggal yang dibawa ke kamar mayat rumah sakit,” kata Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal RSD dr Soebandi Jember, dr Muhammad Afiful Jauhani.

Untuk proses penyelidikan akan dilakukan pemeriksaan dan dimungkinkan untuk dilakukan proses visum pada tubuh korban.

“Tapi untuk proses itu, kami masih menunggu surat dan petunjuk dari polisi. Kami belum melakukan pemeriksaan pada tubuh korban,” ujar dokter Afif.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.