Minggu, 14 Jun 2026 10:58 WIB

Dilaporkan Curi Surat Tanah, Dokter di Surabaya Jelaskan Duduk Perkaranya

Dokter D (kiri) dan kuasa hukumnya (baju putih) - (Foto: Nyu for jatimnow.com)
Dokter D (kiri) dan kuasa hukumnya (baju putih) - (Foto: Nyu for jatimnow.com)

Surabaya - Polrestabes Surabaya telah menerima laporan kasus dugaan pencurian surat tanah yang dilakukan oleh dokter gigi di Surabaya berinisial D.

Laporan itu diterbitkan dengan nomor laporan: LP-B/790/Vi/2022/SPKT/Polrestabes Surabaya/Polda Jatim tanggal 26 Juni 2022.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Terkait laporan tersebut, dr D mengatakan jika surat tanah yang dilaporkan dicuri ternyata menjadi jaminan atas utang yang diajukan oleh almarhum Andri Wicaksono. Hal tersebut disampaikan oleh Kuasa Hukum dr D, Teguh Suharto, Kamis (22/9/2022).

Teguh mengatakan bahwa almarhum Andri mempunyai hutang uang sebesar Rp300 juta untuk membeli tanah di Lamongan, yang rencananya akan digunakan untuk membuka usaha. Andri lantas menjaminkan sertifikat dan BPKB motornya kepada dr D.

"Jadi almarhum ini kan punya hutang ke klien saya untuk mencicil tanah di Lamongan, dan itu ada bukti tertulisnya dengan perjanjian jika belum lunas hutangnya, sertifikat dan BPKB motornya tidak dikembalikan," ujar Teguh.

Ditanya terkait apakah dr D mengambil sertifikat tanah dan BPKB di kos almarhum Andri, Teguh dengan tegas menyangkal jika kliennya datang ke kos Andri untuk mengambil barang-barang yang disebutkan dalam laporan kepolisian.

"Tidak, tidak pernah sama sekali klien saya mengambil dan mencurinya. Dokumen-Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah dan bangunan berukuran 220,5 meter persegi di Desa Karanglangit, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan itu sengaja diserahkan almarhum Andri ke dokter D karena dijaminkan," paparnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Teguh menambahkan jika kliennya sudah punya iktikad baik untuk melupakan hutang dan menyerahkan surat tanah beserta BPKB kepada keluarga. Namun, keluarga Andri malah meminta permintaan yang tidak masuk akal kepada kliennya.

"Alasannya karena sudah habis banyak untuk pemakaman almarhum. Apalagi pihak keluarga sudah menuduh dan melaporkan ke polis. Klien kami akhirnya tidak jadi memberikan itu ke keluarganya," tegas Teguh.

Sementara dr D juga menceritakan semasa hidupnya almarhum. Bahwa pihak keluarga almarhum sering meminta uang ke almarhum dengan segala alasan. Bahkan Arik Suryanto (pelapor) sering diberi pekerjaan oleh dr D.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Adiknya ini sudah ikut saya 14 tahun. Saya sudah mediasi baik-baik karena ini menyangkut orang yang sudah meninggal. Tapi keluarganya malah saya mau diperas lain-lain," tegasnya.

Sementara Kuasa Hukum Arik, Robiyan Arifin yang melaporkan dr D ke Polrestabes Surabaya. Dia membenarkan jika Arik dan dr D telah menjalani mediasi yang difasilitasi Penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya. Namun, dalam proses mediasi antara dr D dan pelapor gagal.

"Iya kemarin tanggal 13 September di mediasi, cuman gagal. Terlapor tidak mau mengakui kesalahan dan yang kedua terlapor ini juga terlalu mengungkit hal lainnya, sehingga menyebabkan ketersinggungan," ujar Robiyan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.