Kamis, 18 Jun 2026 10:11 WIB

Mengaku Digendam dan Motornya Raib, Remaja di Surabaya Ini Bikin Tepuk Jidat

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 22 Sep 2022 16:11 WIB
MR, remaja 18 tahun yang mengaku jadi korban gendam saat mengambil motornya di Polsek Sawahan.(Foto: Yana for jatimnow.com)
MR, remaja 18 tahun yang mengaku jadi korban gendam saat mengambil motornya di Polsek Sawahan.(Foto: Yana for jatimnow.com)

Surabaya - Seorang remaja 18 tahun yang tinggal di Jalan Sukomanunggal Jaya, Surabaya, mengaku menjadi korban gendam hingga motornya raib. Kejadian kemudian dilaporkan ke Polsek Sawahan. Namun endingnya bikin tepuk jidat.

Bagaimana tidak, rupanya remaja berinisial MR itu hanya lupa menaruh motornya saat sedang asyik ngopi di warung Jalan Dukuh Kupang 49, Sawahan, Surabaya. MR kemudian meminta maaf, mencabut laporannya setelah motor ditemukan seorang pedagang kali lima (PKL) di sekitar TKP. Oleh polisi, motor Honda Scoopy bernopol S 3127 IH itu akhirnya dikembalikan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Iya, betul. Kejadiannya Minggu, 18 September 2022. Kami awalnya yang mendapatkan laporan dari korban sempat bingung, karena saat ditanya kronologisnya tidak mengetahui. Motornya diparkir di mana juga lupa. Jadi korban ini seperti orang linglung. Tapi ditanya nyambung. Kami juga bingung," terang Kapolsek Sawahan Kompol Risky Fardian, Kamis (22/9/2022).

Menurut Risky, teka-teki kasus ini akhirnya terungkap setelah esoknya ada seorang PKL di Jalan Dukuh Kupang Timur bernama Denis menghubungi anggota Polsek Sawahan. Sang pedagang mengaku menemukan motor milik korban.

Namun sebelum menghubungi polisi, Denis sempat mengumumkan temuan motor tersebut melalui radio swasta di Surabaya. Dengan mengatakan bahwa ada pemilik motor yang kehilangan bisa diambil di rumahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Motor korban diamankan di rumah pedagang itu karena motornya tak bertuan. Kemudian dilaporkan ke kami. Setelah itu korban kami panggil ke kantor," jelasnya.

Korban kemudian datang ke Polsek Sawahan bersama keluarganya. Saat tiba, petugas lantas mengecek kelengkapan surat-suratnya. Setelah dipastikan benar, motor akhirnya dikembalikan.

"Kami cek surat-suratnya lengkap. Sesuai dengan motornya. Akhirnya korban mencabut laporannya, dan motornya kami kembalikan," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pengakuannya ke kami, dia lupa menaruh motornya pas ngopi itu. Ini sangat ceroboh. Kami pun mengimbau agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Apabila parkir, motor dikunci setir. Parkirpun jangan sembarangan. Karena kejahatan bisa muncul di mana saja," tambah alumni Akpol 2010 tersebut.

Sementara berdasarkan keterangan keluarga korban ke polisi, kejadian serupa juga pernah dialami remaja tersebut. Korban lupa memarkir motor dan akhirnya ditemukan di warung kopi.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.