Mengaku Digendam dan Motornya Raib, Remaja di Surabaya Ini Bikin Tepuk Jidat
- Penulis : Zain Ahmad
- | Kamis, 22 Sep 2022 16:11 WIB
Surabaya - Seorang remaja 18 tahun yang tinggal di Jalan Sukomanunggal Jaya, Surabaya, mengaku menjadi korban gendam hingga motornya raib. Kejadian kemudian dilaporkan ke Polsek Sawahan. Namun endingnya bikin tepuk jidat.
Bagaimana tidak, rupanya remaja berinisial MR itu hanya lupa menaruh motornya saat sedang asyik ngopi di warung Jalan Dukuh Kupang 49, Sawahan, Surabaya. MR kemudian meminta maaf, mencabut laporannya setelah motor ditemukan seorang pedagang kali lima (PKL) di sekitar TKP. Oleh polisi, motor Honda Scoopy bernopol S 3127 IH itu akhirnya dikembalikan.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan
"Iya, betul. Kejadiannya Minggu, 18 September 2022. Kami awalnya yang mendapatkan laporan dari korban sempat bingung, karena saat ditanya kronologisnya tidak mengetahui. Motornya diparkir di mana juga lupa. Jadi korban ini seperti orang linglung. Tapi ditanya nyambung. Kami juga bingung," terang Kapolsek Sawahan Kompol Risky Fardian, Kamis (22/9/2022).
Menurut Risky, teka-teki kasus ini akhirnya terungkap setelah esoknya ada seorang PKL di Jalan Dukuh Kupang Timur bernama Denis menghubungi anggota Polsek Sawahan. Sang pedagang mengaku menemukan motor milik korban.
Namun sebelum menghubungi polisi, Denis sempat mengumumkan temuan motor tersebut melalui radio swasta di Surabaya. Dengan mengatakan bahwa ada pemilik motor yang kehilangan bisa diambil di rumahnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan
"Motor korban diamankan di rumah pedagang itu karena motornya tak bertuan. Kemudian dilaporkan ke kami. Setelah itu korban kami panggil ke kantor," jelasnya.
Korban kemudian datang ke Polsek Sawahan bersama keluarganya. Saat tiba, petugas lantas mengecek kelengkapan surat-suratnya. Setelah dipastikan benar, motor akhirnya dikembalikan.
"Kami cek surat-suratnya lengkap. Sesuai dengan motornya. Akhirnya korban mencabut laporannya, dan motornya kami kembalikan," jelasnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan
"Pengakuannya ke kami, dia lupa menaruh motornya pas ngopi itu. Ini sangat ceroboh. Kami pun mengimbau agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Apabila parkir, motor dikunci setir. Parkirpun jangan sembarangan. Karena kejahatan bisa muncul di mana saja," tambah alumni Akpol 2010 tersebut.
Sementara berdasarkan keterangan keluarga korban ke polisi, kejadian serupa juga pernah dialami remaja tersebut. Korban lupa memarkir motor dan akhirnya ditemukan di warung kopi.
Editor : Sofyan Cahyono