Sabtu, 20 Jun 2026 04:01 WIB

10 Kali WTP, Pemkab Banyuwangi Raih Penghargaan dari Kemenkeu

  • Penulis :
  • | Kamis, 22 Sep 2022 13:06 WIB
Menkeu Sri Mulyani Indarwati menyerahkan penghargaan kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.(Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Menkeu Sri Mulyani Indarwati menyerahkan penghargaan kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.(Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Penghargaan diserahkan langsung Menteri Keuangan Sri Mulyani di Gedung Dhanapala, Kemenkeu, Kamis (22/9/2022).

Penghargaan diperoleh Pemkab Banyuwangi setelah sukses mempertahankan opini WTP murni atas LKPD dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama sepuluh kali berturut-turut.

Baca Juga: Audiensi Dengan Kemenkau, Pemkab Trenggalek Bahas Stabilitas Fiskal

“Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih atas apresiasi Kementerian Keuangan. Penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk lebih baik lagi dalam menjalankan tata kelola dan pelaporan keuangan pemerintah daerah,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Sekadar diketahui, Kemenkeu memberikan penghargaan kepada pemerintah, lembaga, dan pemerintah daerah sebagai entitas pelaporan keuangan. Penghargaan diraih atas perolehan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) pada tahun anggaran 2021.

Dikatakan Ipuk, untuk mempertahankan capian opini WTP dari BPK bukan hal mudah. Dibutuhkan konsistensi, kebersamaan, tata kelola keuangan yang baik, serta kesungguhan untuk mengikuti aturan yang berlaku.

Baca Juga: Kemenkeu Bakal Atur Pajak Kripto Sebagai Instrumen Finansial

“Kami terus berupaya memanfaatkan dan mengelola keuangan daerah dengan baik, serta bermanfaat untuk masyarakat. Terima kasih kepada BPK yang terus memberikan arahan kepada kami bagaimana menciptakan tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan,” ujarnya.

Capaian WTP kali kesepuluh meyakinkan Ipuk bahwa menciptakan program pelayanan publik dan program meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa sejalan dengan akuntabilitas keuangan. Pandemi telah menumbuhkan tantangan tersendiri bagi daerah, bagaimana membuat program-program penanganan dan pemulihan ekonomi untuk menjaga kesejahteraan warga yang terdampak ekonomi.

Baca Juga: Pemenang Puteri Indonesia 2025 Firsta Yufi Ternyata Jebeng Banyuwangi 2019

"Berbagai program pemulihan ekonomi kami geber. Namun kepatuhan dan ketelitian penyusunan laporan keuangan sesuai dengan kaidah akuntansi tetap kami pertahankan. Alhamdulillah, tidak hanya opini WTP yang bisa dipertahankan. Namun Banyuwangi juga menjadi daerah yang peningkatan angka kemiskinannya terendah di Jawa Timur, yaitu hanya 0,01 persen dari 2020 ke 2021,” kata Ipuk.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.