Selasa, 16 Jun 2026 10:34 WIB

Blak-blakan! Ini Para Pelaku Dugaan Percaloan PPPK Pemkab Ponorogo

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), drh Andy Susetyo. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), drh Andy Susetyo. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Setelah ditunggu berbulan-bulan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo blak-blakan terkait calo Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), drh Andy Susetyo menyebutkan ada puluhan orang yang bermain.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Total 30 orang,” tegas dia, Rabu (21/9/2022).

Rinciannya, kata dia, satu orang adalah swasta yang mengaku sebagai Panselnas (panitia seleksi ASN nasional). Untuk Panselnas itu adalah inisial D warga Kabupaten Jombang.

Satu orang lainnya adalah pensiunan berinisial S. Untuk pensiunan itu dulu adalah eselon 3 di Dinas Pendidikan (Dindik). Jabatan terakhir adalah kepala bidang.

Baca Juga: DPRD Jember Soroti Rendahnya Gaji PPPK Nakes, Ancam Evaluasi Kadinkes

Kemudian satu lagi berinisial S, masih berstatus sebagai PNS. Untuk yang PNS ini merupakan fungsional di Dinas Pendidikan (Dindik).

"Sisanya adalah 27 yang merupakan PPPK kami. Mereka mengoordinasi mengumpulkan dana yang kemudian disetor ke otak (percaloan). Ya yang 3 orang saya sebutkan tadi,” kata Andy.

Sebelumnya, teka-teki terduga calo PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo segera terbuka.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko bakal membuka identitasnya. Sekaligus akan mengumumkan secara gamblang sanksi yang dikenakan bagi mereka yang bermain dalam perekrutan PPPK.

“Besok akan saya umumkan,” ujar Kang Giri, sapaan akrab Sugiri Sancoko kepada awak media, Selasa (20/9/2022).

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.