Minggu, 21 Jun 2026 01:56 WIB

Bocah SD di Surabaya Dikabarkan Hampir Jadi Korban Penculikan, Pelaku Bawa Bius

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 21 Sep 2022 08:27 WIB
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

Surabaya - Seorang bocah perempuan yang duduk di bangku kelas 1 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tambaksari I, Jalan Mundu Nomor 35, Surabaya, dikabarkan menjadi korban percobaan penculikan. Pelakunya disebutkan seorang laki-laki dan hendak membius serta merampas anting-anting korban.

Informasi yang diperoleh jatimnow.com, dugaan percobaan penculikan terjadi Jumat (16/9/2022) siang. Saat itu korban hendak pulang dengan jalan kaki. Tiba-tiba ada seorang pria yang membawa motor menghampiri korban. Pelaku mengaku ia disuruh orang tuanya untuk menjemput.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

Ketika pria itu disebut hendak membius, korban langsung berontak dan berteriak. Saat kejadian ada seorang guru Taman Kanak-kanak (TK) setempat sedang melintas. Korban akhirnya dapat diselamatkan. Sementara terduga pelaku langsung melarikan diri.

"Dari cerita ibu-ibu teman sekolah anak saya, kejadiannya itu di dekat arah Pasar Nyamplung. Korban katanya anak kelas I, cewek. Waktu itu katanya anaknya jalan kaki pas pulang sekolah," terang Ayu, warga Tambaksari, yang juga anaknya sekolah di SDN tersebut kepada jatimnow.com, Rabu (21/9/2022).

Menurut Ayu, korban memang setiap hari selalu pulang sendirian, tidak pernah dijemput orangtuanya. Informasi itu didapatnya dari sejumlah wali murid di SDN tersebut.

"Cerita dari ibu-ibu wali murid begitu. Katanya pelakunya laki-laki. Mau bius si adeknya kelas I itu. Tapi terus teriak-teriak dan ditolong guru TK," jelasnya.

Baca Juga: Cuaca Jatim Hari Ini, Hujan Petir Mengancam 12 Daerah

Sebelum kejadian ini, tepatnya ketika awal masuk sekolah usai pendaftaran, bocah perempuan kelas I juga hampir menjadi korban penculikan. Namun yang dulu pelaku disebutkan merupakan seorang perempuan paruh baya dan mengaku sebagai bude korban.

"Cerita dari wali murid kalau yang dulu itu pelakunya cewek. Sudah agak tua. Ngaku-ngaku sebagai budenya. Tapi si anaknya (korban) ini pintar. Waktu itu lari ke guru-guru kemudian mengatakan tidak kenal dengan pelaku. Akhirnya pelaku kabur," ulas Ayu.

Dari kejadian ini, perempuan 41 tahun tersebut mengaku takut dan was-was. Meski ia selalu on time menjemput anak perempuannya yang kini duduk di bangku kelas 5.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan Surabaya Aman dan Kondusif

"Setelah dengar kabar ini, ibu-ibu wali murid takut semua. Bahaya banget mas kalau sudah seperti itu. Apalagi kalau yang diincar anaknya masih kecil. Kayak kelas I ini. Kan bahaya," tandasnya.

Ditanya apakah dari kejadian ini orang tua korban sudah membuat laporan ke polisi, Ayu mengaku tidak mengetahuinya. Ia hanya sebatas mendapat kabar tersebut di lingkungan sekolahan.

"Kalau itu saya nggak tahu. Rumahnya (korban) juga nggak tahu. Tapi yang pasti anak kelas I korbannya," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.