Sabtu, 20 Jun 2026 02:04 WIB

Inovasi Mahasiswi UK Petra, Ubah Limbah Kaca jadi Perhiasan

Athalia Michelle saat menunjukkan hasil karya olahan limbah kaca jadi perhiasan cantik. (Liontin, gelang dan cincin). (Foto: Humas UK Petra/jatimnow.com)
Athalia Michelle saat menunjukkan hasil karya olahan limbah kaca jadi perhiasan cantik. (Liontin, gelang dan cincin). (Foto: Humas UK Petra/jatimnow.com)

Surabaya - Mahasiswa Visual Communication Design program UK Petra, Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif (FHIK) Universitas Kristen Petra, Athalia Michelle Sutawijaya berhasil menyulap limbah kaca di pantai menjadi barang bernilai jual tinggi.

Inovasi tersebut diciptakan sebagai tugas Akhir (TA) dalam wisuda ke-82 UK Petra yang merupakan hasil dari Outcome Based Education-Leadership Enchancement Program (OBE-LEAP) UK Petra jenis Research and Innovation yang sejalan dengan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

Athalia yang lulus dengan predikat cumlaude mengatakan, limbah kaca itu dikerjakannya seiring dengan tugas akhirnya yang bertajuk 'Perancangan Inovasi Bisnis Sela Jewelry sebagai Perhiasan Berbahan Seaglass di Bali'.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

“Saya sangat terdorong memanfaatkan limbah kaca untuk menjadi produk yang bernilai lebih bahkan bisa menjadi tambahan penghasilan. Sekaligus saya ingin mengurangi limbah yang ada di pantai," rinci gadis kelahiran Denpasar itu, Rabu (14/9/2022).

Seaglass, lanjutnya, merupakan limbah serpihan kaca yang sudah dihaluskan secara alami oleh air, ombak, dan pasir.

"Jadi, saat ada serpihan kaca terendam dalam air asin dan terombang-ambing karena pasir dan ombak selama sekitar 5–50 tahun, ujung dan sudut serpihan kaca yang tajam pun jadi halus," bebernya.

Awalnya pemilik IPK 3,57 itu mencari bahan bakunya di pantai berkarang atau berbatu, kemudian dirapikan dan diproses menjadi sebuah perhiasan yang cantik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Saya mendesain seaglass ini menggunakan copperwire yang menghasilkan tiga produk yaitu kalung, gelang dan cincin dengan brand bernama Sela Jewelry," tambahnya.

Brand Sela Jewelry dengan desain yang simple dan mengikuti trend ini telah berjalan dan dipasarkan secara online yaitu di Shoppe dan Intagram.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Usaha ini yang saya dimulainya sejak sekitar bulan April 2022 ini telah berhasil menjual sebanyak 17 kalung, 10 gelang dan 14 cincin," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.