Selasa, 16 Jun 2026 14:23 WIB

Hari Ke-4, Mahasiswa Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto Belum Ditemukan

Tim Basarnas saat melakukan pencarian. (Foto: Nor for jatimnow.com)
Tim Basarnas saat melakukan pencarian. (Foto: Nor for jatimnow.com)

Mojokerto - Pencarian Raffi Dimas Baddar (21) pendaki yang dilaporkan hilang di Bukit Krapyak Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto terus dilakukan.

Basarnas, BPBD Kabupaten Mojokerto, Perhutani, Polsek, Koramil Pacet, Polhut Tahura Raden Soerjo serta unsur relawan mencari keberadaan remaja asal Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan tersebut belum membuahkan hasil.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Tim gabungan yang mencari mahasiswa Universitas Wijaya Putra, Surabaya telah memperluas area pencarian hingga radius 30 kilometer, Rabu (13/9/2022).

Komandan Tim Basarnas Surabaya, Octaviano mengatakan, telah melakukan asesmen dan mengumpulkan data kondisi geografis terutama di lokasi korban hilang untuk kepentingan proses pencarian di kawasan Bukit Krapyak.

"Kita sudah melakukan pemetaan dan asesmen untuk proses pencarian," kata Komandan Tim Basarnas Surabaya, Octaviano, Rabu (14/09/2022).

Ia menambahkan, untuk personel pencarian dibagi setelah dilaksanakan asesmen titik-titik dugaan keberadaan korban.

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

"Tim Basarnas ada tujuh orang untuk saat ini kita laksanakan asesmen dulu yakni perkiraan hilangnya korban, perkiraan target atau korban ini berada dan nantinya rekan-rekan yang disini kita bagi berapa SRU yang sudah ditentukan untuk pencarian," jelasnya.

Menurut Octaviano, pencarian pendaki yang sempat bertemu dengan teman-temannya setelah salat subuh itu akan dilakukan selama tujuh hari sejak laporan kehilangan.

"Sesuai SOP tujuh hari pencarian dan untuk dari Basarnas karena baru berangkat hari ini maka kita hitung hari pertama," ujar dia

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Sementara itu, Asper Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Pasuruan, Margono menjelaskan, area kamping ground bukit Krapyak, Pacet ditutup sementara.

"Ditutup sementara, fokus ke pencarian korban dulu sampai pemberitahuan lebih lanjut," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.