Sabtu, 20 Jun 2026 06:21 WIB

Musim Kemarau, Ketersediaan Air Pertanian di Bojonegoro Dijamin Aman

Lahan pertanian di Desa Ngampal Kecamatan Sumberrejo yang ditanami padi (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Lahan pertanian di Desa Ngampal Kecamatan Sumberrejo yang ditanami padi (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

Bojonegoro - Dinas PU SDA Provinsi Jatim, UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo (SDA WSBS) di Bojonegoro memastikan ketersediaan air untuk pertanian cukup hingga Oktober mendatang.

Sutrisno, Pengamat Daerah Irigasi UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo (SDA WSBS) Bojonegoro, mengatakan, ketersediaan air untuk pertaian wilayah daerah irigasi Bendungan Pacal masih cukup hingga Oktober mendatang.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Untuk ketersediaan air pada musim kemarau ini wilayah DI (daerah irigasi) Pacal masih aman. Kapasitas air di waduk Pacal masih berkisar 9 sampai 10 jutaan meter kubik," ujarnya, Kamis (8/9/2022).

Menurutnya pada daerah irigasi Pacal terdapat 16 ribu hektare lahan pertanian. Sesuai dengan rencana tata tanam (RTT) pada musim ini adalah untuk menanam palawija namun di beberapa titik terdapat petani yang menanam padi.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

"Untuk DI Pacal terdapat 1800 hektare lahan yang ditanami padi yang tersebar di Kecamatan Kapas, Balen dan beberapa di Sumberrejo, sisanya palawija," bebernya.

Sutrisno menjelaskan, untuk pelayanan air pihaknya membagi dalam beberapa tahap. Yakni pada tahap pertama awal musim tanam, tahap kedua masa pertumbuhan hingga tahapan jelang panen.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

"Pada tahap 1 kemarin awal musim tanam kita beri pelayanan 3600 meter kubik per detik selama 30 hari hingga masa tanam selesai. Pada tahap kedua ini kita hanya beri layanan untuk petani yang menanam padi sekitar 1500-an selama 30 hari sampai Oktober dan cukup hingga panen," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.