Minggu, 21 Jun 2026 01:40 WIB

Tiga Mahasiswa Uinsa Mengaku Dikeroyok, Luka Tusuk hingga Kepala Bocor

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

Surabaya - Tiga mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (Uinsa) mengalami luka tusuk di bagian kepala dan punggung. Mereka diduga dikeroyok oknum panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2022.

Tiga mahasiswa itu bernama Muhammad Maulana, Agung Laksono dan Multazam. Ketiganya kini mendapatkan perawatan medis. Sedangkan kasus telah dilaporkan ke polisi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Salah satu korban, Maulana mengungkapkan bahwa dugaan pengeroyokan itu terjadi di kawasan kampus sekitar pukul 17.15 WIB, Kamis (1/9/2022) lalu. Saat itu dia dan dua temannya tengah mengibarkan salah satu bendera organisasi mahasiswa ekstra.

Dari situlah, oknum panitia PBAK tersebut mendatangi korban dan menanyakan perihal izin pengibaran bendera. Ketiga korban lalu bertanya bagaimana prosedur izin pengibaran bendera itu.

"Senat mahasiswa tadi tidak dapat memberikan jawaban solutif dan meminta kami menanyakan kepada atasan yang dia sebut senat mahasiswa," jelas Maulana kepada wartawan, Sabtu (3/9/2022).

Maulana melanjutkan, setelah itu oknum panitia PBAK tersebut juga sempat memperingatkan, bahwa jika terjadi sesuatu dirinya tidak akan bertanggung jawab. Oknum itu kemudian pergi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Selang beberapa menit datang sekitar 20 orang panitia PBAK, Senat dan Dewan Eksekutif Mahasiswa menanyakan perihal izin kepada kami. Kami balas seperti ucapan di atas perihal prosedur. Mereka tidak bisa membuktikan. Mereka langsung memukul dan keributan terjadi," ungkapnya.

Maulana mengungkapkan, dugaan pengeroyokan itu berhenti setelah pihak sekuriti kampus datang.

"Tidak terasa kepala saya belakang berdarah dan ada luka tusuk di badan. Teman saya, Aden luka dalam akibat diinjak dan dipukul. Sedangkan Multazam luka bengkak akibat dipukul. Yang paling parah adalah saya, dan Mas Aden," beber Maulana.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara Kanit Reskrim Polsek Wonocolo, AKP Ristitanto membenarkan dugaan pengeroyokan tersebut. Selain itu pihaknya juga telah menerima laporan kejadian itu.

"Iya mas. Sementara masih kita periksa satu korban, karena ada tiga korban. Sementara kita proses dulu mas," terang Risti.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.