Minggu, 14 Jun 2026 11:52 WIB

Empat Bocil di Surabaya Geber Motor Sambil Ayunkan Celurit, Satu Diamankan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 03 Sep 2022 15:42 WIB
Satu dari empat bocil pembawa celurit diamankan di Mapolsek Dukuh Pakis Surabaya (Foto: Fy)
Satu dari empat bocil pembawa celurit diamankan di Mapolsek Dukuh Pakis Surabaya (Foto: Fy)

Surabaya - Satu dari empat bocah cilik (bocil) diamankan anggota Polsek Dukuh Pakis setelah kedapatan mengayun-ayunkan senjata tajam (sajam) jenis celurit di Jalan Abdul Wahab Siamin, Surabaya, Sabtu (3/9/2022) dinihari.

Informasi yang diperoleh jatimnow.com, aksi tersebut dilakukan sekitar pukul 01.30 WIB. Empat bocil tersebut diduga hendak melakukan pembegalan. Dan saat ini, bocil berinisial MR masih diperiksa intensif di mapolsek.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Benar, kami telah amankan remaja laki-laki, usainya masih 15 tahun. Dari hasil pemeriksaan sementara, yang bersangkutan bukan pelaku begal. Dia kami amankan karena membawa senjata tajam," ungkap Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis, Ipda Aman saat dikonfirmasi.

Aman menjelaskan, penangkapan terhadap bocil tersebut bermula saat anggota Bhabinkamtibmas Polsek Dukuh Pakis sedang mobile di daerah tersebut. Dia melihat ada 4 bocil sedang mengendarai dua motor tanpa mengenakan helm dan mengayun-ayunkan sajam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Melihat itu, anggota Bhabinkamtibmas tersebut melakukan pengejaran. Dari situlah, empat bocil itu lantas kabur menggeber motornya, tapi tersungkur lantaran tidak bisa mengendalikan motornya usai bertemu marka kejut atau polisi tidur.

"Ketika jatuh, dari empat remaja tersebut, satu kemudian dapat diamankan anggota Bhabinkamtibmas. Itu yang paling kecil sendiri. Dan dia ini bukan yang membawa sajam. Karena saat kejadian anggota Bhabin hanya sendiri, tidak dapat mengamankan semuanya. Lainnya kabur," jelas Aman.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ditanya apakah empat bocil tersebut merupakan komplotan begal, Aman mengaku hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan lanjutan.

"Kalau dari keterangan yang bersangkutan, mereka ini habis dari acara ulang tahun temannya. Kemudian lewat jalan itu dan mengayun-ayunkan sajam. Pengakuannya untuk jaga-jaga. Namun dugaan awal, mereka ini hendak tawuran. Tapi itu masih dugaan, masih kami dalami lagi," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.