Minggu, 21 Jun 2026 14:38 WIB

Tolak Kenaikan BBM, Ketua PKS Jatim: Saya Dapat Banyak Pesan dari Masyarakat

Ketua PKS Jatim, Irwan Setiawan (Foto: Dok. PKS Jatim for jatimnow.com)
Ketua PKS Jatim, Irwan Setiawan (Foto: Dok. PKS Jatim for jatimnow.com)

Surabaya - Ketua PKS Jatim, Irwan Setiawan mengaku mendapat banyak pesan dari berbagai kalangan masyarakat menyusul sikap partainya yang menolah wacana pencabutan subsidi hingga menyebabkan naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Saya banyak mendapat pesan WA dari unsur masyarakat berupa ucapan terima kasih. Salah satu pesan kepada saya ini tertulis: Ini suara saya. Terimakasih kami sudah terwakili," ujar Irwan, Rabu (31/8/2022).

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Aktivitas SPBU di Probolinggo Normal

Irwan menyampaikan bahwa banyak pengurus DPD di Jawa Timur juga mendapatkan kiriman pesan serupa dari elemen dan tokoh masyarakat. Bahkan saat menghadiri acara PKS Bersholawat di Jember, dukungan untuk menolak kenaikan BBM datang dari ribuan peserta yang hadir.

"Kami akan terus lantang menolak kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat semacam ini," tegasnya.

Baca Juga: PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban ke Pelosok

Selain menolak kenaikan BBM, PKS juga satu-satunya partai yang menolak tentang Undang-undang Cipta Kerja dan kebijakan-kebijakan lain.

"PKS juga meminta pemerintah agar berpihak pada petani lokal daripada impor, memperjuangkan penghapusan pajak untuk masyarakat yang berpenghasilan di bawah Rp8 juta dan banyak kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat kami tolak," jelas dia.

Baca Juga: PKS Jatim Beasiswai Kader Jadi Advokat, Siap Beri Bantuan Hukum Gratis

Irwan juga menginstruksikan kepada seluruh kader PKS di Jatim agar terus dekat dengan rakyat dan selalu memberi solusi atas masalah yang mereka alami.

"Termasuk sikap penolakan terhadap kenaikan BBM. Seluruh pengurus dan anggota PKS harus dekat dengan rakyat agar bisa mendengar suara hati mereka," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.