Selasa, 16 Jun 2026 19:30 WIB

Sensasi Berkunjung di Gedung 'Hantu' Kupang Surabaya

Bangunan Gedung 'Hantu' Kupang yang terlihat menonjol dari bangunan lainnya.
Bangunan Gedung 'Hantu' Kupang yang terlihat menonjol dari bangunan lainnya.

jatimnow.com – Terik matahari Sabtu (21/7/2018) siang di jalanan Surabaya, tak begitu menyengat seperti biasanya. Awan mendung ditambah angin sepoi-sepoi menerpa jalanan pasar tradisional di kawasan Gedung Hantu Kupang, begitu biasanya orang menyebut, membuat suasana hati terasa nyaman.

Gedung Hantu Kupang, nama ini yang melekat pada sesosok gedung di Jalan Banyu Urip Wetan 1A nomor 107, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Selain bangunannya yang berarsitektur kuno dan lokasinya yang tidak jauh dari jalan raya, ketinggian gedung 'lawas' (lama/kuno-red) yang berbeda dengan bangunan di sekitarnya juga membuatnya mudah untuk ditemukan.

Pertama kali masuk di lingkungan gedung ini, sejurus mata memandang akan disajikan dengan aktifitas pasar yang kebanyakan pedagangnya beretnis Tionghoa.

Gedung ini masih tampak kokoh meski warna putihnya sudah kusam. Dari luar memang cukup terkesan menyeramkan.

Namun, begitu memasuki bagian dalam gedung, kita akan disajikan dengan kamar-kamar sepetak yang berdinding kayu triplek di kanan-kiri lorong.

Kemudian terdapat toilet umum di ujung lorong itu. Tampak beberapa lansia duduk sembari bercengkrama dengan yang lainnya.

“Saya orang rantau dari Kediri sudah sejak tahun 1964 tinggal disini, dulu jualan kue onde-onde,” kata salah satu lansia sembari duduk santai di sekitar toilet.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Di area toilet terdapat tembok yang berbentuk tulisan pinyin. Konon, gedung itu dibangun oleh J.A. van Middlekoop pada 1809. Lalu, gedung tersebut dibeli oleh dr Teng Khoen Gwan (Gunawan Sasmita) sekitar 1945.

Namun, akibat kerusuhan rasial pada 1948, pemilik gedung dan penghuninya menyingkir dari tempat tersebut.

Gedung ini memiliki 2 lantai, untuk menuju lantai dua harus melewati sebuah tangga kayu yang cukup lebar dengan kondisi sudah rapuh dan suasana gelap mencekam.

Di lantai dua terdapat ruangan cukup luas dengan berisikan sofa dan kursi lalu jendela-jendela yang lebar, diatas jendela itu dihiasi berbagai poster.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Tidak terlalu banyak kamar yang mengisi lantai 2 ini, hanya saja kondisinya sama dengan lantai bawah.

Para penghuni gedung selama ini adalah sanak keluarga yang menempati secara turun-temurun dari jaman dahulu. Namun diantara mereka tidak ada yang mengaku pernah melihat hal-hal ghaib di gedung ini.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.