Kamis, 18 Jun 2026 02:46 WIB

Jelang Hari Jadi ke-828 Trenggalek, Mas Ipin Ziarahi ke Makam Leluhur

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) saat berziarah ke makam leluhur (Foto-foto: Dok. Dinas Kominfo Trenggalek)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) saat berziarah ke makam leluhur (Foto-foto: Dok. Dinas Kominfo Trenggalek)

Trenggalek - Jelang peringatan Hari Jadi ke-828 Trenggalek, Bupati Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) didampingi Wakil Bipati Syah Muhamad Natanegara dan forkopimda ziarah ke makam leluhur, Selasa (30/8/2022).

Ziarah tersebut merupakan salah satu tradisi rutin yang digelar jelang peringatan Hari Jadi Trenggalek. Ziarah ditujukan untuk menapaki perjalanan sejarah Trenggalek dari masa ke masa.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Makam pertama yang di kunjungi adalah Makam Mbah Kawak di Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek. Mbah Kawak dikenal masyarakat setempat sebagai tokoh Islam kala itu.

Perjalanan ziarah dilanjutkan ke komplek Makam Setono Gedong, yang juga ada di Kelurahan Ngantru. Di komplek makam itu terdapat makam bupati pertama Trenggalek R.T. Soemo Truno dan saudaranya D. Jaja Negoro, bupati kedua Trenggalek serta orangtuanya Bupati Ponorogo R.T.A. Merto Diningrat.

Pada komplek pemakaman ini dimakamkan juga Warok Suromenggolo yang terkenal di kalangan kesenian Reog Ponorogo. Suromenggolo merupakan patih dari Bupati Ponorogo, R.T.A. Merto Diningrat. Karena setianya dia ikut dimakamkan di Trenggalek.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) saat berziarah ke makam leluhurBupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) saat berziarah ke makam leluhur

Kemudian dilanjutkan ziarah ke Makam Adipati Menaksopal, di Komplek Makam Bagong. Kiprah dan jasanya cukup besar untuk Trenggalek. Menaksopal dikenal membawa kemakmuran masyarakat karena membangun Dam Bagong yang dipercayai menjadikan kawasan di Trenggalek dari rawa menjadi lahan pertanian yang subur.

Selain itu, dam ini menjadi salah satu solusi pencegah banjir. Dari makam Menaksopal, ziarah dilanjutkan ke Makam Kanjeng Jimat di Ngulan Kulon, Kecamatan Pogalan. Kemudian terakhir di komplek makam Astana Girimulyo di Desa Buluagung, Kecamatan Karangan.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Mas Ipin menuturkan, ziarah ke makam leluhur ini merupakan tradisi yang harus dilakukan setiap tahunnya. Selain mendoakan para leluhur, ziarah ini juga digelar untuk mengingat seluruh jasa perjuangan mereka di Trenggalek.

"Rutin kita berziarah ke makam leluhur, mengingat seluruh perjuangan beliau. Semoga kita bisa meneruskan di Hari Jadi 828 ini dan Trenggalek bisa semakin baik," ungkap Mas Ipin.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.