Selasa, 16 Jun 2026 03:12 WIB

Melihat Prosesi Jamasan Pusaka Peringati Hari Jadi ke-828 Trenggalek

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) mengikuti prosesi jamasan pusaka (Foto-foto: Dinas Kominfo Trenggalek)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) mengikuti prosesi jamasan pusaka (Foto-foto: Dinas Kominfo Trenggalek)

Trenggalek - Rangkaian prosesi peringatan Hari Jadi ke-828 Trenggalek dimulai hari ini, Selasa (30/8/2022). Prosesi diawali dengan jamasan pusaka milik pemkab.

Selanjutnya, pusaka tersebut dikirab dan diinapkan semalam di Balai Desa Kamulan, Kecamatan Durenan. Karenakan tanggal peringatan hari jadi tersebut diambil dari Prasasti Kamulan yang kini disimpan di komplek Pendopo Manggala Praja.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Prosesi jamasan berlangsung di Ruang Paringgitan Pendopo Manggala Praja Nugraha oleh juru Jamas KRT, Sarjono Baskoro dan tim. Ada dua pusaka berupa Tombak Korowelang yang dijamas.

Selain itu, terdapat tiga pusaka lain berupa payung yang dibawa oleh petugas. Pusaka payung ini tidak ikut dijamas, tetapi dikirab.

Prosesi jamasan pusaka dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-828 TrenggalekProsesi jamasan pusaka dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-828 Trenggalek

"Ini acara rutin setiap tahun. Menjelang Hari Jadi Trenggalek 828 kita melakukan jamasan. Kita inapkan di Kamulan, karena dulu prasastinya di temukan di Kamulan. Kemudian besok dikirab ke pendopo," terang Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin), Selasa (30/8/2022).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Terdapat sejumlah hal yang berbeda dalam peringatan Hari Jadi Trenggalek hari ini. Di antaranya hadirnya Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Selain itu, panitia juga menyiapkan puluhan tumpeng berukuran kecil untuk masyarakat. Selama ini setiap peringatan hari jadi hanya terdapat satu tumpeng berukuran besar yang menjadi rebutan masyarakat.

"Untuk tahun ini, kita sediakan 30 tumpeng berukuran kecil, jadi total terdapat 31 tumpeng sesuai dengan tangal peringatan hari jadi," tuturnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Mas Ipin juga mengintruksikan agar ASN serta OPD berbagi dengan masyarakat sekitar. Mereka diminta membagikan sembako atau lainnya sebagai kado peringatan hari jadi ini.

"Terserah sesuai kemampuannya. Memberikan kado kepada tetangga kanan kiri, berbagi kebahagian di hari jadi," pungkas Mas Ipin.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.