Selasa, 16 Jun 2026 08:09 WIB

Tergiur Lowongan Kerja dari Teman Facebook, Pria Surabaya Malah Kehilangan Motor

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 30 Agu 2022 13:45 WIB
Pelaku penipuan pekerjaan yang bawa kabur motor korban saat diamankan di Polsek Bubutan. (Foto: Polsek Bubutan/jatimnow.com)
Pelaku penipuan pekerjaan yang bawa kabur motor korban saat diamankan di Polsek Bubutan. (Foto: Polsek Bubutan/jatimnow.com)

Surabaya - Seorang pria asal Dusun Prodo, Kecamatan Winongan, Pasuruan, diamankan Unit Reskrim Polsek Bubutan setelah menipu teman yang baru ia kenal di Facebook. Pelaku menipu dengan tawaran menjadi kenek bus kemudian membawa kabur motor korban.

Peristiwa ini terjadi Senin kemarin (29/8/2022), di sebuah warung kopi di Jalan Koblen Kidul, Bubutan, Surabaya. Pelaku diketahui bernama Syahroni (41), sementara korban bernama Eko Andika Saputra (36), warga Tambak Wedi, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Benar, kami telah mengamankan pelaku penipuan dengan modus lowongan pekerjaan. Itu hanya cara pelaku untuk membawa kabur motor korban," kata Kapolsek Bubutan, Kompol Ade Christian Manapa, Selasa (30/8/2022).

Christian menjelaskan, penipuan ini terjadi bermula saat korban mencari lowongan pekerjaan melalui Facebook. Saat itu, korban melihat lowongan pekerjaan sebagai kenek bus malam di Midas Trans.

Setelah dilihat, gajinya pun menggiurkan korban. Per 2 minggu saja, disebutkan bahwa gaji kotor mencapai Rp1.050.000. Karena tertarik, korban pun mengirim pesan di messanger, lantas janjian bertemu dengan pelaku di warung kopi di Jalan Koblen Kidul itu untuk membicarakan lebih lanjut soal lowongan pekerjaan tersebut.

Setelah berjumpa, korban pun langsung antusias membahas pekerjaan yang ditawarkan pelaku tersebut. Namun, di sela-sela perbincangan, tiba-tiba pelaku minta izin akan mengambil surat tilang di kantor kepolisian setempat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Karena waktu itu pelaku tidak membawa motor, lantas meminjam motor korban. Tanpa rasa curiga, korban pun meminjamkan motornya Honda Beat hitam bernopol L 3847 GA beserta STNKnya.

"Jadi korban ini ditipu. Ditawari pekerjaan tapi aslinya mau membawa lari motor korban. Saat meminjam motor korban itu, alasannya mau ambil surat tilang. Katanya juga setelah itu mau balik bawa orang yang bisa menerima korban bekerja," terangnya.

Setelah motornya itu dipinjamkan ke pelaku, korban masih tidak curiga sama sekali. Namun puncaknya, setelah ditunggu hampir satu jam lebih, pelaku tidak kunjung kembali. Korban akhirnya curiga dan merasa telah ditipu. Apalagi, kecurigaan ini bertambah saat handphone pelaku tidak aktif saat ditelepon.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari sinilah, korban kemudian membuat laporan ke Polsek Bubutan. Oleh polisi, saat itu juga langsung dilakukan penyelidikan, salah satunya melihat rekaman CCTV di sekitar TKP maupun meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Upaya ini kemudian membuahkan hasil. Pelaku dapat teridentifikasi dan diamankan di tempat kosnya di daerah Gempol, Pasuruan. Sayang, saat ditangkap itu, motor korban sudah dijual pelaku ke seorang penadah.

"Pengakuannya dijual ke seorang penadah di kawasan Probolinggo dengan harga Rp5 juta. Katanya baru sekali ini. Namun kami tidak percaya begitu saja. Masih akan terus kami kembangkan, dalami, termasuk memburu penadahnya," tandas Christian.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.