Rabu, 17 Jun 2026 12:28 WIB

Pencurian Tas di Masjid Raden Rahmat Kota Malang Terekam CCTV

Tangkapan layar video viral.
Tangkapan layar video viral.

Malang - Pencurian di dalam masjid kembali terjadi di Kota Malang. Tepatnya di Masjid Raden Rahmat, Jalan Joyo Utomo, Kecamatan Lowokwaru. Peristiwanya terjadi Kamis (25/8/2022) lalu sekitar pukul 12.00 WIB. Aksi pelaku terekan CCTV dan kemudian viral di media sosial.

Wakapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo membenarkan adanya kejadian tersebut. Usai kejadian, korban langsung melapor.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Laporannya sudah kami terima di hari kejadian itu. Sekarang kami masih lakukan penyelidikan identifikasi pelakunya," ujarnya, Selasa (29/8/2022).

Sementara Takmir Masjid Raden Rahmat, Kosim menceritakan kronologi kejadiannya. Saat itu ada laki-laki dan perempuan yang datang ke masjid untuk salat.

"Tak lama berselang, tas kedua jamaah tersebut diletakkan di dinding belakang bagian saf perempuan. Posisi tas miliknya jauh, mungkin karena teledor," katanya.

Ketika memasuki rakaat ketiga, datang pelaku pencurian. Pelaku diduga seorang laki-laki mengenakan masker, jaket, celana panjang cokelat, dan membawa tas punggung.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

"Pelakunya itu datang menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vixion berwarna merah, rambutnya pendek, badannya besar dan tegap," imbuhnya.

Setelah turun dari sepeda motor, pelaku sempat menuju ke kamar mandi. Ketika sampai di depan kamar mandi, pelaku melihat ke arah dalam masjid yang diduga untuk memastikan situasi dan kondisi.

"Saat rakaat ketiga, pelaku masuk ke dalam masjid dan langsung mengambil tas korban. Si pelaku ini masuknya lewat pintu samping, tapi keluarnya dari pintu belakang. Kejadiannya sangat cepat sekitar 3-4 menit," katanya.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Keterangan dari kedua korban yang masih mahasiswa, mereka kehilangan barang-barang berharganya seperti laptop, dompet, HP, dan uang.

"Kalau jumlahnya berapa masing-masing barang yang hilang, saya tidak tahu. Tapi kata si ibu korban kalau dompet anaknya atau temannya itu ditemukan pengamen di daerah Masjid Sabilillah, tapi uangnya sudah tidak ada," tutupnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.