Rabu, 17 Jun 2026 19:29 WIB

Kakek 80 Tahun di Surabaya Cabuli Bocah SD, Alasannya Bikin Ngelus Dada

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 26 Agu 2022 16:07 WIB
Kakek cabul saat diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Kakek cabul saat diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - Seorang kakek berusia 80 tahun diamankan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya lantaran mencabuli bocah sekolah dasar (SD). Tak kuat menahan nafsu akibat lama menduda menjadi alibi tersangka.

Kakek itu berinisial S, asal Surabaya itu kini sudah ditahan dan bakal menghabiskan sisa umurnya di penjara.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Tersangka merupakan tetangga korban. Dia kami amankan setelah mendapat laporan dari orangtua korban," terang Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Arief Rizky Wicaksana, Jumat (26/8/2022).

Arief menjelaskan, pencabulan itu terjadi pada 30 Juli 2022 di kamar tersangka. Awalnya sang kakek cabul itu memanggil korban yang sedang bermain di depan rumah.

Setelah korban datang, tersangka mengajaknya masuk ke kamar dengan dalih diminta membantu bersih-bersih. Dari situlah, kamar tersebut dikunci oleh tersangka.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Jadi modusnya ini yang bersangkutan menyuruh korban untuk membersihkan kamarnya. Setelah itu kamarnya dikunci dan korban langsung dicabuli," jelas Alumni Akpol 2013 itu.

Keesokan harinya, korban yang terus menangis kemudian ditanyai orangtuanya. Dari situ korban mengaku jika telah dicabuli tersangka. Orangtua korban langsung melapor ke polisi.

"Pengakuannya baru sekali ini. Katanya khilaf dan tidak kuat menahan nafsunya," tandas mantan Kanit Resmob Polrestabes Surabaya itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara tersangka mengaku perbuatan cabulnya itu dilakukan karena sudah lama menduda, semenjak bercerai dengan istrinya beberapa tahun silam. Ketika kerap bertemu korban, tersangka tak kuasa menahan nafsunya hingga terjadilah pencabulan itu.

"Saya anggap dia seperti anak saya sendiri. Saya sering beliin dia mainan, sepeda, sama jajan. Saya nggak ngapa-ngapain, cuma peluk-peluk aja sama cium pipinya," dalih tersangka.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.