Rabu, 17 Jun 2026 13:32 WIB

Siswa Dianiaya Teman hingga Meninggal Dunia, Ini Penjelasan SMKN 2 Jember

ilustrasi
ilustrasi

Jember - Pihak sekolah SMKN 2 Jember mengakui terjadi penganiayaan yang menyebkan salah satu siswanya meninggal dunia.

Kepala SMKN 2 Jember Suprihartono mengatakan bahwa kejadian itu terjadi pada hari Selasa 23 Agustus 2022 tepatnya pukul 12.00 WIB , saat pergantian jam pelajaran .

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

"Menurut temannya itu terjadi saat pergantian jam. Saat itu RAP (korban) dan MRR (pelaku) ada sedikit debat," kata Suprihartono, Selasa (23/8/2022).

Kejadian itu, lanjut Suprihartono, terjadi di depan pintu kelas. Saat itu pelaku memanggil korban dan terjadi percakapan atau saling ngobrol.

"Menurut saksi, antara korban dan pelaku saling ngobrol, kemudian korban minta maaf dan saling bersalaman,” jelasnya.

Namun tak lama, menurut saksi mata, pelaku tiba-tiba menendang korban dan terkena bagian leher sebelah kanan. Sampai saat ini pihak sekolah belum mengetahui motif pelaku.

"Seketika itu korban langsung jatuh ke lantai, dan sempat berusaha bangun, tapi tiba-tiba pingsan," ungkapnya.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Setelah itu, korban dengan dibantu teman-temannya dibawa ke UKS dan mendapat pertolongan.

"Tapi disampaikan petugas UKS korban perlu dirujuk ke rumah sakit. Karena butuh penanganan intensif,” kata Suprihartono.

Namun tidak lama di rumah sakit korban meninggal dunia.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Ya benar meninggalnya di rumah sakit bukan di sekolah," tutupnya.

Diketahui, siswa yang meninggal adalah RAP (16) warga Kecamatan Sumbersari, Jember, siswa Kelas 10 jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, sedangkan pelaku MRR jurusan Teknik otomotif.

Atas kejadian ini, pihak sekolah pun menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisan agar ditangani lebih lanjut.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.