Rabu, 17 Jun 2026 21:52 WIB

SDN Nongkodono Beratapkan Terpal, Begini Tanggapan Dinas Pendidikan Ponorogo

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 23 Agu 2022 12:15 WIB
SDN Nongkodono ditutup terpal.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
SDN Nongkodono ditutup terpal.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Dua kelas di SDN Nongkodono, Kauman, Ponorogo, mengalami kerusakan dan harus beratapkan terpal. Kondisi tersebut sudah mendapat respons dari pihak Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo.

“Kami sudah menurunkan tim ke Nongkodono. Termasuk kabidnya, koordinasikan dengan pihak sekolah dan komite,” ujar Kepala Dindik Ponorogo Nurhadi Dahuri, Selasa (23/8/2022).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Nurhadi mengaku sudah mengajukan ke pusat untuk perbaikan SDN Nongkodono. Tetapi untuk mengakses Dana Alokasi Khusus (DAK) ada prosesnya.

“Yang menentukan itu pemerintah pusat. Dalam waktu dekat ini tidak ada DAK. Belum ada jawaban dari pusat,” Kata Nurhadi.

Untuk itu, Dindik bakal mengambilkan dari SDN Krebet 4. Saat ini perpustakaan di SDN Krebet 4 diperbaiki.

“Jadi atapnya yang masih bagus kami mintakan ke aset agar bisa dihibahkan atau dipakai di Nongkodono. Kayu dan macam-macam yang dibutuhkan Nongkodono apa,” bebernya.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Dia menegaskan, Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) berjalan sudah ada penataannya. Tetapi SDN Nongkodono belum tercover karena kejadian baru.

“Ponorogo kan banyak lembaga, mana yang butuh lebih cepat. Belum bisa diperbaiki tahun ini,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, daftar sekolah rusak di Kabupaten Ponorogo terus bertambah. Kali ini adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nongkodono di Kecamatan Kauman.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

Pantauan lokasi, 2 ruang kelas di SDN Nongkodono kerangkanya roboh. Satu ruang kelas lain juga nyaris roboh. Sebab kayu usuk sudah lapuk dimakan rayap.

Kondisi tersebut membuat pihak sekolah menurunkan paksa genting. Sebagai gantinya, pihak sekolah menutup atap dengan terpal berwarna biru. Para murid pun terpaksa belajar beratapkan terpal. Sedangkan satu ruang lagi digunakan untuk salat Dhuha secara bergantian.

"Yang kami kasih terpal untuk ruang kelas 4 dan 5. Kami kosongkan, hanya kami gunakan untuk salat Dhuha. Tetapi kalau hari ini digunakan untuk belajar,” ujar Kepala SDN Nongkodono Sutrisno, Senin (22/8/2022).

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.