Sabtu, 20 Jun 2026 01:55 WIB

DPRD Bakal Telusuri Bonus Atlet Porprov Surabaya yang Belum Cair

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pertiwi Ayu Krishna (Foto: Dok. jatimnow.com)
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pertiwi Ayu Krishna (Foto: Dok. jatimnow.com)

Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Surabaya Pertiwi Ayu Krishna berjanji akan menelusuri bonus atlet Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur asal Surabaya yang belum cair.

Hal itu dilakukan setelah dirinya menerima keluhan dari wali atlet senam pada Porprov Jatim Juni 2022 lalu.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Kita akan telusuri, apa yang menghambat janji bonus yang disampaikan Pak Eri (Wali Kota Eri Cahyadi) kemarin. Apakah memang belum dianggarkan, atau sudah turun cuman belum sampai ke atlet," ucap Ayu-sapaan akrabnya, Senin (22/8/2022).

Menurut Ayu, lambatnya pencairan bonus atlet itu bisa mempengaruhi semangat para atlet di pekan olahraga selanjutnya.

"Mereka untuk latihan kan persiapannya juga panjang, biayanya juga besar. Kalau seperti ini, khawatirnya mereka nggak mau lagi membanggakan nama Surabaya. Ini saya harapkan menjadi koreksi bersama," tambah Politisi Golkar Surabaya itu.

Sementara wali atlet, Nurul Sulistyowati mengaku, biasanya bonus untuk atlet porprov tidak sampai terlambat hingga dua bulan.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Kalau juara 1 dapatnya Rp32 juta, kalau juara 2 dapatnya Rp16-18 juta. Kejuaraannya bulan Juni, sampai sekarang belum cair, padahal digadang-gadang untuk biaya sekolah dan segala macam," terang warga Panjang Jiwo, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya itu.

Nurul mengaku, putrinya yang kini bersekolah di SMA 16 Surabaya itu telah menanti bonus yang dijanjikan Wali Kota Eri Cahyadi. Dia menyebut, bonus itu dijanjikan Eri saat memberangkatkan seluruh atlet.

"Kan ada pemberangkatan dari balai kota, Pak Walikota yang menjanjikan saat pemberangkatan," jelas Nurul.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Pak Walikota bilang sendiri, dan didengar oleh banyak atlet. Kalau mau konfirmasi juga susah. Jadi kita tanyanya ke manager-manager ya katanya masih nunggu, tapi kok sampai bulan segini," sambungnya.

Nurul menyebut bahwa putrinya sukses menorehkan juara di cabang olah raga senam, juara 2 beregu dan juara 2 perorangan. Dirinya berharap, bonus untuk putrinya bisa segera ia terima untuk bekal latihan-latihan selanjutnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.