Sabtu, 20 Jun 2026 05:39 WIB

Kelas di SDN Nongkodono Ponorogo Beratapkan Terpal, Murid: Serem

Sekolah beratap terpal.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)  Sumber: jatimnow.com https://jatimnow.com/baca-48971-murid-sdn-nongkodono-ponorogo-terpaksa-belajar-beratapkan-terpal
Sekolah beratap terpal.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com) Sumber: jatimnow.com https://jatimnow.com/baca-48971-murid-sdn-nongkodono-ponorogo-terpaksa-belajar-beratapkan-terpal

Ponorogo - Atap 2 ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nongkodono, Ponorogo, roboh setelah kayunya rapuh termakan usia. Pihak sekolah bersama pemerintah desa setempat kemudian sepakat menutupnya dengan terpal. Kondisi tersebut membuat proses belajar mengajar tidak nyaman.

“Nanti kalau sewaktu-waktu roboh kan serem, kan buat belajar tiba-tiba roboh,” ujar salah satu murid SDN Nongkodono Hasna Rizky Hermawati, Senin (22/8/2022).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Pelajar kelas 6 itu berharap atap ruang kelas di sekolahannya segera diperbaiki. Tujuannya agar bisa belajar dengan tenang.

“Kalau menggunakan terpal kan panas juga. Tidak nyaman belajar kalau belajar begini,” kata Hasna kepada media di lokasi.

Baca Juga: Kejari Jember Periksa 20 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS

Sebelumnya diberitakan, daftar sekolah rusak di Kabupaten Ponorogo terus bertambah. Kali ini adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nongkodono di Kecamatan Kauman.

Pantauan lokasi, 2 ruang kelas di SDN Nongkodono kerangkanya roboh. Satu ruang kelas lain juga nyaris roboh. Sebab kayu usuk sudah lapuk dimakan rayap.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Kondisi tersebut membuat pihak sekolah menurunkan paksa genting. Sebagai gantinya, pihak sekolah menutup atap dengan terpal berwarna biru. Para murid pun terpaksa belajar beratapkan terpal. Sedangkan satu ruang lagi digunakan untuk salat Dhuha secara bergantian.

"Yang kami kasih terpal untuk ruang kelas 4 dan 5. Kami kosongkan, hanya kami gunakan untuk salat Dhuha. Tetapi kalau hari ini digunakan untuk belajar,” ujar Kepala SDN Nongkodono Sutrisno, Senin (22/8/2022).

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.