Kamis, 18 Jun 2026 23:14 WIB

Situs Watu Dukun, Jejak Peninggalan Raja Airlangga di Ponorogo

Situs Watu Dukun Ponorogo.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Situs Watu Dukun Ponorogo.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Situs Watu Dukun berada di Desa Pagerukir, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. Beberapa pejabat hingga politisi kerap mengunjunginya. Sebab dipercaya tempat tersebut dapat membantu melancarkan seseorang naik jabatan. Benarkah?

Situs Watu Dukun berada di tepi jalan yang menanjak. Ada sebuah sendang di seberang situs. Bagi pengunjung yang ingin masuk ke situs harus membersihkan diri. Tujuannya agar tetap suci ketika masuk. Jika tidak mau membersihkan diri di sendang, juru kunci tidak akan memperbolehkan masuk. Pengunjung hanya boleh berada di sekitar lokasi situs pagar ukir.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dari pusat kota Ponorogo, Situs Watu Dukun berjarak sekitar 30 km. Banyak pengunjung yang datang ingin memenangkan diri alias bertapa. Di situs terdapat sebuah batu besar bertuliskan huruf Jawa kuno. Selain itu ada juga batuan seperti balok altar (meja) dan 4 batu kursi, batu salju, batu berudak, batu suci serta batu menyerupai ranjang.

Situs Watu Dukun Ponorogo.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)Situs Watu Dukun Ponorogo.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Menurut juru kunci Situs Watu Dukun Bibit Santoso, ada beberapa pejabat maupun politisi yang datang berkunjung.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Tetapi kalau mereka minta apa di sini, kan kami nggak tahu. Apakah minta jabatan atau lainnya. Karena tidak ada yang tahu isi hati orang," ujarnya, Kamis (18/8/2022).

Dulunya, Situs Watu Dukun hanya punden. Namun pada 7 Maret 2010, ada tim dari Trowulan datang ke kantor desa. Akhirnya terkuak bahwa Situs Watu Dukun adalah tempat Raja Airlangga bersama Empu Narotama menimba ilmu ke Empu Barada. Tetapi ada pengunjung yang datang menyebutnya Mbah Watu Dukun saat meditasi atau ritual.

Baca Juga: Menilik Sejarah Masjid Pertama di Pare Kediri, Usianya Lebih dari Satu Abad

Bibit menambahkan, warga yang datang dengan berbagai tujuan. Tapi pada dasarnya memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. "Di sini hanya perantara saja," terang Bibit.

Sementara itu, keberadaan sendang di dekat Situs Watu Dukun tak sekadar untuk membersihkan diri. Sejumlah pihak mempercayai bahwa airnya bisa bikin awet muda.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.