Rabu, 22 Jul 2026 08:08 WIB

Dosen FEB Unair Kembangkan Ekowisata Halal di Desa Sugihwaras, Nganjuk

Tim Pengmas FEB Unair saat melakukan pendampingan dan pelatihan di Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk (Foto: Tika for jatimnow.com)
Tim Pengmas FEB Unair saat melakukan pendampingan dan pelatihan di Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk (Foto: Tika for jatimnow.com)

Surabaya - Tim Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair) melakukan pengabdian masyarakat untuk mengembangkan potensi ekowisata di Desa Sugihwaras, Kabupaten Nganjuk.

Mereka melakukan pendampingan dan pelatihan kepada tokoh masyarakat dan Karang Taruna Remaja Bhakti Desa Sugihwaras dalam meningkatkan kemampuan socio entrepreneurship dan intrapreneurship.

Baca Juga: Atasi Bau Badan, Mahasiswa Unair Ciptakan Deodoran Tawas Beraroma Kekinian

Tim dosen yang terdiri dari Dr. Tika Widiastuti, Dr. Imron Mawardi, Dr. Dien Mardhiyah serta dibantu oleh beberapa mahasiswa S1 dan S2 FEB Unair itu melakukan pendampingan dan pelatihan sejak pertengahan Juli 2022.

"Desa Sugihwaras merupakan salah satu desa yang berpotensi untuk dijadikan desa ekowisata. Desa ini memiliki potensi wisata sungai yang sedang berada dalam tahap pengembangan," ujar Ketua tim pengabdian masyarakat FEB Unair, Dr Tika Widiastuti, Minggu (14/7/2022).

Menurut Tika, kegiatan itu juga berlatar belakang permasalahan yang dihadapinya dalam pengembangan potensi ekowisata yang sempat terhenti saat pandemi Covid-19.

Selain itu, para anggota pengelola desa ekowisata setempat juga memiliki keterbatasan pengetahuan dan kemampuan dalam mengelolanya.

Baca Juga: Kombes Ganis Raih Doktor Unair, Angkat Peran Strategis Polwan

"Berangkat dari permasalahan itu, tim pengabdian masyarakat menyusun pelatihan terkait Studi Kelayakan Bisnis dan pemaparan laporan keuangan yang baik dan benar mengenai Eko Wisata Halal di Desa Sugihwaras," jelasnya.

Dia juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan kedepannya terus terjalin sinergi antara masyarakat Desa Sugihwaras dan tim pengabdian masyarakat.

"Alhamdulillah kegiatan ini menghasilkan output, yaitu draft studi kelayakan Ekowisata Desa Sugihwaras dan juga penyusunan proyeksi laporan keuangan selama 2023 hingga 2030," papar Tika.

Baca Juga: Mahasiswa Unair Sulap Teh Hijau dan Maizena Jadi Plester Luka

"Semoga dapat memberi manfaat dalam pengembangan ekowisata di Desa Sugihwaras dan dapat terus bersinergi dengan masyarakat di pelatihan-pelatihan selanjutnya," sambungnya.

Pengabdian masyarakat itu disambut baik Kepala Desa Sugihwaras, Sutrisno. Pihaknya mengerahkan puluhan tokoh masyarakat yang telah didapuk sebagai penggerak ekowisata desa.

"Saya sangat senang dengan adanya kegiatan karena sangat membantu kami dalam mempersiapkan segala hal yang diperlukan dalam mengembangkan desa ekowisata," ungkap Sutrisno.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.