Jumat, 12 Jun 2026 16:51 WIB

Bercocok Tanam Ala Guru SMKN 2 Ponorogo, Hasilnya Dibagikan Gratis

Tarmin saat bercocok tanam.(Mita Kusuma/jatimnow.com)
Tarmin saat bercocok tanam.(Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Tarmin tetap bisa menyalurkan hobi bercocok tanam meski dengan keterbatasan lahan. Yakni dengan sistem tabulampot. Guru teknik komputer dan jaringan Guru SMKN 2 Ponorogo itu memanfaatkan dak di atas kos miliknya untuk bercocok tanam. Ia memanfaatkan galon air mineral bekas untuk media tanam. Sayur mayur, buah dan lombok terlihat tumbuh subur di atas dak kos-kosan miliknya.

Tempat kos Tarmin berada di Jalan Poncowolo, Kelurahan Brotonegaran, Kabupaten Ponorogo. Saat dikunjungi, dia tampak sibuk merawat tanamannya di atas dak. Beberapa tanaman yang telah layu, diambil. Kemudian dibuang ke sebuah wadah.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Ini nanti kalau sudah busuk kan jadi kompos. Jadi tidak ada sampah dari sini. Semua bermanfaat," ujar Tarmin mengawali perbincangan, Kamis (11/8/2022).

Tarmin lalu bercerita awal mulanya melihat anak kos selalu kesulitan dalam hal makan. Jika mereka ingin memasak juga tidak ada waktu untuk keluar membeli bahan makanan.

Dia yang mempunyai hobi bercocok tanam pun memutuskan membuat sebuah kebun yang menghasilkan. Hanya saja, bapak satu anak itu terkendala lahan. Hingga akhirnya menemukan metode yang pas. Tarmin memanfaatkan dak kos miliknya untuk bertanam. Dengan demikian, puluhan anak kos yang juga siswanya bisa memasak dari hasil bercocok tanamnya.

"Mereka mau masak kangkung ya tinggal mengambil. Mau masak sawi juga ada. Nyambel, lombok juga ada, " jelas Tarmin.

Baca Juga: Calon Guru Berprestasi, Mahasiswi Unusa Juara Jujitsu Nasional

Menurutnya, tidak terbesit sedikit pun untuk menjual. Jika kebetulan panen dan harus berganti tanaman, dia memilih memanen dan membagikan secara gratis ke tetangganya.

Tak jarang ketika harga cabai melonjak, Tarmin yang saat itu panen memilih untuk memberikan ke salah satu pondok pesantren.

Menurutnya, justru dengan disedekahkan tanamamnya semakin subur. Dia bahkan telah panen cabai hingga 10 kali dari satu pohon. Pria berusia 40 tahun itu rajin melakukan pruning (pemangkasan) ranting. Hal itu menjadi bagian dari tindakan perawatan. Setiap kali dilakukan pruning terhadap sebagian ranting-rantingnya, akan muncul tunas-tunas baru beserta bakal buahnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Tarmin berharap apa yang dilakukannya bisa memberikan inspirasi dan edukasi kepada para guru dan warga untuk ikut kreatif. Sebab bisa saja bercocok tanam tanpa ada lahan.

"Kalau saya sendiri kan bercocok tanam bisa mengurangi stres ya. Juga mengisi waktu luang. Saya sebelum berangkat kerja juga pulang kerja menengok tanaman saya," tambahnya.

Untuk media tanam yang bagus untuk tabulampot adalah tanah dicampur sekam dan pupuk kandang atau kompos yang telah difermentasi. Untuk penyiraman, menggunakan sistem drip (menetes) sehingga tinggal memutar kran air akan mengalir melalui instalasi pipa drip yang telah terpasang di masing-masing tanaman.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.