Selasa, 23 Jun 2026 02:07 WIB

Anwar Sadad: Gerindra Tak Punya Musuh, Kami di Level yang Tidak Bisa Dijangkau

Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad.(Foto: Dok. jatimnow.com)
Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad.(Foto: Dok. jatimnow.com)

Surabaya - Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad menegaskan bahwa partainya dalam kondisi baik. Itulah sebabnya Partai Gerindra selalu berada di tiga besar dari setiap survei. Ditambah sosok Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai pemimpin kharismatik yang makin hari semakin dicintai rakyat karena sikap dan keprofesionalannya.

"Partai Gerindra tak punya musuh, ndak ngatasi. Kami berada pada level yang tidak bisa dijangkau. Bukan berarti musuh tidak ada, banyak musuh itu. Tapi tidak ada sama dengan lawan-lawan itu," ucap Gus Sadad, sapaan akrabnya, Selasa (9/8/2022).

Baca Juga: Gus Lilur: Muktamar NU ke-35 Harus Hidupkan Semangat Piagam Jakarta

Wakil Ketua DPRD Jatim itu juga menegaskan, kader Gerindra memiliki mimpi untuk mengantarkan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI. Tentunya mimpi itu harus dibarengi dengan pertarungan secara serius layaknya seorang pendekar.

Kepada kader Gerindra, Sadad menggambarkan 4 macam kasta pendekar yang telah dilakoni Prabowo Subianto. Pertama, dia yang memiliki ilmu beladiri hebat sehingga mampu menangkis setiap serangan dari musuh. Kasta kedua, ada pendekar ahli bela diri yang dilengkapi senjata atau pusaka. Lalu pendekar nomor tiga, adalah dia yang bertarung tidak memerlukan senjata karena setiap anggota tubuhnya adalah senjata.

Baca Juga: Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

"Nah lalu pendekar yang paling tinggi itu keempat adalah partai Gerindra, tidak perlu punya keahlian bela diri, tidak perlu punya senjata, dia tidak perlu menjadikan tubuhnya sebagai senjata untuk lawan. Kenapa? karena dia tidak punya musuh. Kalau kami ndak punya musuh untuk apa senjata-senjata itu. Kenapa? karena kami berada pada level yang tidak bisa dijangkau oleh musuh-musuh kami," jelas pria yang masuk daftar Bacagub Jatim 2024 itu.

Hal itulah yang membuat Prabowo Subianto semakin menjauh dari musuh-musuhnya hingga nyaris tak terkejar.

Baca Juga: Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

"Seperti seluruh riwayat hidup Pak Prabowo Subianto, berapa kali beliau dikhianati, berapa kali beliau dikecewakan, semua pengkhianatan, semua kekecewaan diabaikan semuanya. Beliau berada pada yang tertinggi sehingga musuh tidak pernah menjangkaunya," tandas keluarga Ponpes Sidogiri itu.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.