Senin, 22 Jun 2026 06:24 WIB

Ajarkan Literasi Keuangan, Pemkab Banyuwangi Salurkan Santunan Yatim Nontunai

  • Penulis :
  • | Selasa, 09 Agu 2022 09:51 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan santunan anak yatim nontunai.(Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan santunan anak yatim nontunai.(Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi - Festival Muharram kembali dihelat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Acara ini rutin digelar setiap tahun di Banyuwangi untuk memuliakan anak yatim. Beragam program positif dilaksanakan. Mulai kelas inspirasi hingga santunan 1.444 anak yatim se-Banyuwangi yang masing-masing mendapatkan Rp300.000.

Menariknya, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mendesain penyaluran santunan secara non-tunai melalui buku tabungan. Hal ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang selalu disalurkan secara tunai.

Baca Juga: AKPI Jatim Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim

"Ini bagian dari upaya kami menjadikan anak-anak yatim punya literasi keuangan yang baik sejak dini. Dimulai dari menabung. Menabung tidak harus langsung banyak, sedikit demi sedikit tidak masalah. Nanti Insya Allah tabungannya makin banyak, bisa digunakan mendukung sekolah dan sebagainya,” ujar Ipuk dalam siaran pers yang diterima redaksi, Selasa (9/8/2022).

Dari 1.444 anak yatim, sebagian telah menerima buku tabungan. Sebagian lainnya diserahkan secara tunai karena pertimbangan teknis.

“Tahun depan kami akan full 100 persen diberikan non-tunai, juga akan ada pendidikan keuangan dari pakar dan praktisi keuangan. Ini agar melek keuangan tidak hanya dimiliki atau dipahami anak-anak orang berada, anak-anak orang kaya, tapi juga anak-anak yatim yang kurang mampu,” ujar Ipuk.

Festival Muharram Banyuwangi berjalan meriah dan khidmat. Kelas inspirasi digelar untuk memotivasi anak-anak yatim terus bersemangat meraih cita-cita. Bersama dengan Rumah Literasi Indonesia anak-anak yatim diajak mencintai buku sebagai salah satu upaya meraih cita-cita. Acara berlangsung di Pendopo Sabha Swagata Blambangan hingga Senin (8/8) sore.

Bupati Ipuk mengatakan, Festival Muharram digelar untuk semakin memperkuat kepedulian kepada lingkungan sekitar. Khususnya kepada para anak yatim.

Baca Juga: Gandeng Baznas, KKKS Tulungagung Santuni Ribuan Anak Yatim

"Mari saling bantu, bergotong-royong untuk anak-anak yatim se-Banyuwangi. Semoga dengan kami terus memuliakan anak yatim, keberkahan selalu tercurah untuk masyarakat Banyuwangi. Semuanya akur. Tidak ada konflik. Semuanya bersatu padu," ujar Ipuk.

Keutamaan memuliakan anak yatim juga ditegaskan Pengasuh PP. Minhajut Thullab KH Thoha Munthoha saat mengisi ceramah. Dia menjelaskan bahwa anak yatim adalah titipan Allah SWT kepada umat-Nya.

"Barang siapa yang memuliakan anak yatim, dijamin oleh Rasulullah akan ada bersama beliau di surga kelak," tegasnya.

Baca Juga: Senyum Anak Yatim Warnai Buka Puasa Alumni MM UC Surabaya

Dalam rangkaian Festival Muharam juga dilakukan “Deklarasi Pesantren Ramah Anak”. Deklarasi diikuti sejumlah perwakilan Ormas Islam dan Kepala Kemenag Banyuwangi Moh. Amak Burhanudin. Dari ormas Islam, hadir Ketua PCNU Banyuwangi KH Ali Makki Zaini, Ketua Pengurus Rabithah Ma’ahdi Islamiyah (RMI) NU KH Fahrurrozi, Ketua MUI KH. Mohammad Yamin, Ketua Muhammadiyah Mukhlis Lahuddin, Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Astro Djunaidi, Pimpinan Al Irsyad Banyuwangi Syarif Abdat, dan Rabithah Alawiyah Banyuwangi Habib Abdurrahman bin Abdullah al-Jufri.

“Deklarasi Pesantren Ramah Anak bagian dari upaya menuju Banyuwangi Kabupaten Layak Anak,” ujar Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, (Dinsos PPKB) Kabupaten Banyuwangi Henik Setyorini.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.