Kamis, 18 Jun 2026 03:40 WIB

Kenali Perilaku Anak yang Sudah Merokok, Jangan Sampai Prestasinya Terenggut

Pengemudi mobil merokok saat berhenti di lampu merah.
Pengemudi mobil merokok saat berhenti di lampu merah.

Surabaya - Prevalensi perokok pada usia anak sekolah dan remaja semakin meningkat setiap tahunnya. Ini terjadi karena usia remaja merupakan masa transisi dan rentan. Seorang individu akan mengalami banyak perubahan baik psikis maupun fisik.

Dosen Prodi Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Program Sarjana Terapan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya Vella Rohmayani menjelaskan, usia remaja memiliki rasa ingin tahu yang tinggi serta memiliki gejolak emosi. Jadi dapat lebih mudah melakukan tindakan yang menyimpang dari aturan maupun norma sosial di kalangan masyarakat. Salah satunya perilaku merokok.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dia juga mengajak orang tua untuk mengenali dan mencermati gejala perilaku anak usia sekolah yang kerap merokok. Salah satunya kurang fokus belajar, sulit memahami pelajaran karena mengalami penurunan daya tangkap, kurang aktif, mengalami gangguan kecemasan, hingga mengalami depresi.

"Oleh sebab itu menjadi penting bagi kita untuk menciptakan ruang tanpa rokok, serta melakukan langkah-langkah pencegahan merokok terutama pada kalangan anak usia sekolah atau remaja," jelasnya, Selasa (9/8/2022).

Menurut Vella, beberapa penelitian di Indonesia menyatakan bahwa kebanyakan seseorang mulai mengonsumsi rokok ketika duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau kurang lebih usia 12 tahun. Namun kebiasaan merokok di kalangan anak usia sekolah, paling sering terjadi pada siswa yang sedang mengenyam pendidikan di bangku SMA.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Kegiatan merokok tentuk memiliki efek buruk bagi kesehatan. Sebab rokok memiliki beberapa komponen yang bersifat toxic bagi tubuh, yaitu karbonmonoksida, tar dan nikotin,” tegas Vella yang juga Anggota Muhammadiyah Tobacco Control Center (MTCC).

Karbon monoksida adalah salah satu kadungan berbahaya dari rokok. Karbon monoksida memiliki kemampuan mengikat hemoglobin dalam darah 200 kali lebih kuat jika dibandingkan dengan oksigen.

“Peningkatan kadar karbon monoksida dalam darah dapat menyebabkan terjadinya ganguan pernapasan, sakit kepala, serta depresi yang mana dalam jangka panjang tentu dapat mengakibatkan terjadinya masalah kesehatan yang serius,” ungkap Vella.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Selanjutnya, kandungan rokok yang berbahaya bagi tubuh adalah Tar. Zat ini dapat mengendap dalam paru-paru serta dapat mengganggu fungsi rambut yang melapisi permukaan organ paru-paru. Sehingga kemampuan paru-paru untuk menyaring zat berbahaya seperti bakteri maupun kuman yang masuk dapat menurun.

Tak hanya itu, nikotin juga menjadi salah satu komponen rokok yang berbahaya bagi tubuh. Zat ini dapat membuat seseorang menjadi ketagihan, dapat merusak jaringan pada otak, menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah, serta masalah kesehatan lainnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.