Kamis, 18 Jun 2026 05:11 WIB

Peredaran Narkoba di Surabaya dengan Promo 'Beli Satu Dapat Bonus' Dibongkar

Kolase tersangka dan barang bukti narkoba (Foto: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya)
Kolase tersangka dan barang bukti narkoba (Foto: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya)

Surabaya - Peredaran narkoba jenis sabu dan ekstasi dengan sistem promosi 'beli satu dapat bonus', dibongkar Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Modus itu dibongkar saat polisi menangkap seorang sopir berinisial RYM (26), warga Jalan Kanginan, Genteng, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kita tangkap tersangka pada Selasa (12/7/2022) sekitar pukul 17.00 WIB saat berada di rumahnya," terang Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri, Senin (8/8/2022).

Alumni Akpol Tahun 2004 itu menjelaskan, penangkapan terhadap pengedar narkoba itu dilakukan setelah dilakukan penyelidikan. Setelah itu, timnya melakukan penggerebekan.

"Saat kami gerebek, tersangka sedang mandi sepulang dari kerja. Setelah kami amankan dan dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti narkoba," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Barang bukti tersebut berupa 1,2 gram sabu, satu plastik berisi serbuk ekstasi seberat 0,46 gram, dua skop plastik, timbangan elektrik dan sebuah handphone. Barang bukti tersebut disimpan di sebuah dompet biru.

"Bersama barang bukti, tersangka langsung kami bawa ke mapolres untuk dilakukan pemeriksaan," ungkapnya.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku barang bukti tersebut merupakan sisa narkotika yang dibelinya. Sedangkan barang terlarang itu ia beli dari AR, yang kini masih diburu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Narkoba itu diambil tersangka, setelah diranjau di seputaran pintu Exit Tol Simo, Surabaya sekitar pukul 19.30 WIB, Sabtu (2/7/2022).

"Tersangka ini, sekali pesan kurang lebih 5 gram. Dia mendapatkan tambahan atau promo berupa satu butir ekstasi dan serbuk ekstasi seberat 0,46 gram. Dugaannya barang bukti bonus itu diberikan supaya dapat keuntungan dari barang bukti tambahan itu," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.