Kamis, 18 Jun 2026 12:54 WIB

Siswa SD di Ponorogo Terlantar, Kadindik: Sosialisasi Tutup Sudah Lama

Siswa SD Bangunsari 2 yang belajar di teras.
Siswa SD Bangunsari 2 yang belajar di teras.

jatimnow.com - Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo mengklaim tidak menutup mata perihal siswa SDN Bangunsari 2 yang masih belajar di teras kelas, meski sekolah sudah ditutup atau diregrouping.

"Saya tahu, saya paham. Tapi sosialisasi sudah lama sekali. Bahwa sekolah (SDN Bangunsari 2-red) akan ditutup," kata Kadindik Ponorogo, Tutut Erliana kepada jatimnow.com, Rabu (18/7/2018).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Ia pun mengklaim, tetap menjaga perasaan orang tua dan siswa. Namun perampingan harus dilakukan. Apalagi tidak ada perekrutan ASN, sedangkan yang pensiun sangat banyak.

Baca juga: Tak Ada Guru yang Mengajar, Puluhan Siswa SD di Ponorogo Terlantar

"Di sekitar SDN Bangunsari 2 kan ada SDN Bangunsari 3, Bangunsari 1, SDN Nologaten 1 dan SD Ma'arif yang bisa menjadi alternatif siswa SDN Bangunsari 2," katanya.

Sebenarnya, lanjut ia, orang tua di SDN Bangunsari 2 sudah paham. Ada 1-2 yang bilang jangan keluar, sehingga menularkan ke yang lain.

"Kalau saya kasihan anaknya. Ini mumpung belum tahun ajaran barunya efektif segera dipindahkan saja," harapnya.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Baca juga: Video: Siswa SD di Ponorogo Terlantar Karna Tak ada Guru Mengajar

Sebelumnya, 20 siswa SDN Bangunsari 2 Ponorogo terancam putus sekolah. Mereka korban kebijakan regrouping yang tidak disosialisasikan oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo.

Tercatat selama tiga hari, sejak Senin (16/7/2018) sampai Rabu (18/7/2018), puluhan siswa tersebut tidak mendapat proses belajar mengajar.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

 

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.