Minggu, 14 Jun 2026 06:41 WIB

Hakim Kabulkan Sidang Offline Mas Bechi, Begini Tanggapan Penasihat Hukum

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 08 Agu 2022 13:26 WIB
I Gede Pasek Suardika saat memberikan keterangan kepada awak media di PN Surabaya.(Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
I Gede Pasek Suardika saat memberikan keterangan kepada awak media di PN Surabaya.(Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya akhirnya mengabulkan pengajuan sidang offline yang diajukan terdakwa kasus dugaan pencabulan santriwati Moch Subchi Azal Tsani alias Mas Bechi. Hal itu disampaikan Majelis Hakim saat agenda sidang putusan sela di PN Surabaya, Senin (8/8/2022).

"Kami telah ajukan ruang untuk sidang offline. Ini tadi diterima. Saya kira ini menjadi keinginan kami bersama mencari keadilan. Kalau dilihat secara psikoligi, Mas Bechi dirugikan, karena datang disorot kamera. Tapi untuk membuka kebenaran ini adalah cara yang paling baik. Sehingga terdakwa, saksi termasuk kami, jaksa dan hakim bisa face to face untuk melihat semuanya. Karena bisa sama-sama mencari keadilan," ujar Penasihat Hukum Mas Bechi, I Gede Pasek Suardika kepada awak media di PN Surabaya.

Baca Juga: Sidang Gugatan Wanprestasi Andreas Tandiono Kembali Tertunda

Menurut Gede Pasek, eksepsi pengajuan sidang offline sudah diyakini akan dikabulkan.

"Jadi prinsipnya kalau soal eksepsi itu memang sudah kami duga. Karena bagaimanapun juga keputusan Mahkamah Agung tidak akan mungkin berani di lawan oleh hakim di PN Surabaya. Tadi memang sudah kami duga. Tetapi kami melakukan itu pertama, karena saat sidang pertama kami tidak mendapatkan BAP. Sehingga langsung tanpa eksepsi, langsung pemeriksaan saksi. BAP kami juga belum baca. Dengan pola BAP, maka kami bisa baca," lanjut Gede Pasek.

Sementara untuk korban, pihaknya menyebut yang dibacakan dalam sidang hanya satu orang. Bukan 5 orang seperti yang sebelumnya disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta.

"Tadi yang dibacakan itu hanya 1 korban. Secara formil yang kami baca, yang dibuat oleh jaksa hanya satu yang mengaku sebagai korban. Usainya 20 tahun, dan hari ini usainya 25 tahun. Jadi bukan anak-anak," paparnya.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

Gede Pasek pun mempertanyakan status satu korban yang dibacakan dalam sidang. Apakah sebagai korban atau ada peristiwa lain.

"Kami sudah punya alat bukti lain yang nanti akan kami hadirkan di sidang. Buktinya lengkap," tegasnya.

Ditanya terkait adanya korban yang disebut mencabut laporan, Gede Pasek mengatakan bahwa itu ada kasus di SP3 kemudian dilanjutkan.

Baca Juga: Pesan Kiai Zuhri Zaini, Mengapa Beragama Tak Cukup Hanya Modal Cerdas?

"Makanya ini yang membuat misteri. Yang paling penting adalah buka di sidang semua. Nanti akan terbukti. Karena pas kapolda mengatakan, itu kan berkas sudah dilimpahkan. Kalau nggak salah tanggal 7 atau 8 itu penyataannya. Tapi kami baca didakwaan itu jadi satu. Karena peristiwa ini muncul semua. Karena tidak dalam sekejap kasus ini selesei. Makanya uji alat bukti saja. Karena itu yang paling terukur di persidangan," pungkas Gede Pasek.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.