Selasa, 09 Jun 2026 06:45 WIB

IPM Bojonegoro Diprediksi Naik ke Level Tinggi Pada 2024

Ilustrasi peningkatan IPM Bojonegoro 2024 (Foto: Humas Pemkab Bojonegoro)
Ilustrasi peningkatan IPM Bojonegoro 2024 (Foto: Humas Pemkab Bojonegoro)

Bojonegoro - Kabupaten Bojonegoro menyumbang 30 persen kebutuhan minyak nasional. Atas dasar itu, pemkab terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, baik dari ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

Saat ini, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah tengah konsen mengerjakan pembangunan serta pengembangan pada sektor pendidikan. Beberapa program beasiswa diluncurkan, mulai beasiswa 1 desa 2 sarjana, beasiswa scientist, beasiswa RPL Desa dan beasiswa tingkat akhir.

Baca Juga: APBD Bojonegoro Sisa Rp1,58 Triliun, Serapan Tak Memenuhi Target 80 Persen

Beasiswa pendidikan di Bojonegoro ini menggugah para akademisi dari Universitas Bojonegoro (Unigoro) untuk melakukan penelitian. Mereka adalah Handoko Wijoyo, Faridatul Istighfaroh, dan Saiful Anam.

Penelitian yang mereka kerjakan mengambil tema 'Human Resources Investment through the Scholarship Program Implementation for Sustainable Development in the Local Region'.

Dalam jurnal penelitian itu disebutkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bojonegoro pada Tahun 2024 diprediksi akan mengalami peningkatan, mencapai angka tertinggi, yakni 72.08 bahkan lebih. Jurnal itu telah dipublikasikan di Jurnal Ekonomi Pembangunan Volume 20 (1), Juni 2022.

Handoko Wijoyo menjelaskan, Bojonegoro kini menyumbang 30 persen kebutuhan minyak nasional. Namun, Bojonegoro tak bisa hanya bergantung pada sumber daya alam (SDA) tersebut, dan harus mulai di konversi menjadi sumber daya manusia (SDM), sehingga program beasiswa pendidikan merupakan langkah tepat.

"Desainnya adalah memberi hak yang sama pada generasi mendatang menempuh pendidikan tinggi secara gratis. Melihat instrumen peningkatan SDM yang dilakukan bupati saat ini melalui berbagai program khususnya beasiswa, menarik untuk diamati. Bersama tim, kita mencoba memprediksi angka IPM Bojonegoro pada 2024 mendatang," papar Handoko dalam siaran pers yang diterima jatimnow.com, Minggu (7/8/2022).

Forecasting atau peramalan dalam penelitian ini, lanjut Handoko, mengunakan penerapan metode double exponental smooting. Hasilnya ditemukan angka IPM 72.08 pada 2024, dengan mengambil angka statistik 12 tahun ke belakang. Lonjakan IPM cukup besar dapat meningkat lagi jika penetrasi kebijakan pendidikan digenjot lagi.

Baca Juga: Riset Bocah SD Sidoarjo, Air Hujan dan Gelas Kertas Ternyata Berisi Plastik

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), angka IPM Bojonegoro dari tahun ke tahun terus naik. Pada 2019 mencapai 68.75, lalu naik Tahun 2020 menjadi 69.04, dan Tahun 2021 menjadi 69.59. Dan diprediksi akan terjadi lompatan tinggi nilai IPM pada Tahun 2024.

"Dilihat tiga tahun ini, kebijakan terkait beasiswa sangat gencar. Ribuan masyarakat Bojonegoro mendapat akses pendidikan tinggi secara gratis. Mulai beasiswa 2 sarjana per desa, beasiswa scientist, beasiswa RPL Desa, beasiswa tugas akhir dan lainnya," terang Dosen Prodi Ekonomi Pembangunan Unigoro itu.

Prediksi IPM Bojonegoro ke depan ini didasarkan pada analisa bahwa para penerima beasiswa tersebut kebanyakan lulus kisaran 2024 hingga 2026.

"Pendekatan secara kuantitatif ini kita bisa dapatkan peramalan nilai IPM," tuturnya.

Baca Juga: Mahasiswa Magister Teknik Sipil Untag Surabaya Unjuk Gigi di IPCCE 2025 ITB

Dari data kuantitatif itu, penelitian kemudian dikembangkan lagi dengan pendekatan secara kualitatif dengan metode triangulasi. Produk kebijakan kurun waktu Tahun 2019 hingga 2022 mengenai beasiswa cukup banyak.

Sejumlah MoU antara Pemkab Bojonegoro dengan pihak ketiga pada bidang pendidikan juga menjadi bagian penting penelitian ini.

"Kita dapatkan kesimpulan bahwa SDM Bojonegoro akan setara nasional jika dilihat nilai IPM secara nasional saat ini berada angka 72,29. Sedangkan nilai IPM Bojonegoro dapat melompat lebih tinggi lagi," terang dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.