Selasa, 16 Jun 2026 09:06 WIB

Ekor Truk Gandeng 'Nungging' Hantam Rumah Warga di Jombang

Ekor truk gandeng nungging timpa rumah warga di Jombang (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Ekor truk gandeng nungging timpa rumah warga di Jombang (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Pagar dan atap teras rumah warga di Jalan Poros Nasional Desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang rusak dihantam ekor truk gandeng yang terperosok saluran air, Minggu (7/8/2022) pagi.

Kenek bernama Prasetyo (31) mengaku bahwa truk bermuatan pakan 40 ton ini melaju dari arah Mojosari Mojokerto menuju ke Ngancar, Kediri.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Menurut Prasetyo, awalnya truk gandeng bernopol AG 8754 KC yang dikenekinya itu melaju normal. Namun saat sampai di lokasi, truk itu mendadak terperosok saluran air.

Pemicunya, diduga karena Arif Wibowo (30), sang sopir yang berasal dari Sukorejo, Kota Blitar itu, melajukan truknya terlalu ke kiri.

Ekor truk gandeng nungging timpa rumah warga di JombangEkor truk gandeng nungging timpa rumah warga di Jombang

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Soalnya penerangan jalannya gak ada, gelap. Terus sopir ngambil terlalu ke pinggir, akhirnya masuk ke dalam selokan sampai menimpa rumah warga," ungkap Prasetyo di lokasi.

Dia menyebut bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kecelakaan tunggal itu. Karena rumah tersebut dalam kondisi kosong ditinggal pemilik rumah.

"Sopir dan saya juga gak apa-apa, semua aman. Pemilik rumah gak ada. Ya cuman ini pagar, sama kanopi rumah warga rusak," bebernya.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Vs Pickup di Tulungagung, Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis

Hingga pukul 09.00 WIB, truk itu belum dievakuasi, lantaran masih menunggu kendaraan derek dari perusahaan. Namun polisi sudah terlihat di lokasi untuk mengamankan jalur.

Ekor truk gandeng nungging timpa rumah warga di JombangEkor truk gandeng nungging timpa rumah warga di Jombang

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.