Minggu, 21 Jun 2026 19:06 WIB

Simpan Sabu di Wadah Cotton Bud, Ulah Pengedar di Surabaya Masih Saja Ketahuan

2 Tersangka yang diamankan Satnarkoba Polrestabes Surabaya.(Foto: Satnarkoba Polrestabes Surabaya/jatimnow.com)
2 Tersangka yang diamankan Satnarkoba Polrestabes Surabaya.(Foto: Satnarkoba Polrestabes Surabaya/jatimnow.com)

Surabaya - Satnarkoba Polrestabes Surabaya kembali membongkar sindikat peredaran narkoba. Kali ini benda terlarang disembunyikan di kotak wadah kapas pengorek telinga atau cotton bud. Tapi ulah pelaku tetap saja ketahuan petugas.

Dalam kasus ini, petugas menangkap dua tersangka. Yakni, TK (35), warga Jalan Rungkut Menanggal, Surabaya, dan IH (24), warga Jalan Jetis Kulon, Surabaya. Dari keduanya petugas berhasil menyita 12 poket sabu-sabu seberat 60,56 gram, satu plastik ganja seberat 15,64 gram, 10 poket ganja dengan total berat 14,96 gram, 11 botol plastik berisi 11 ribu pil LL, dan lima poket pil LL dengan jumlah 250 butir.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Dua tersangka merupakan kurir yang diminta seorang bandar berinisial AG yang masuk daftar pencarian orang (DPO) untuk mengambil ranjauan barang bukti itu untuk diedarkannya kembali," ujar Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Kamis (4/8/2022).

Dijelaskan Daniel, bandar tersebut awalnya memerintahkan TK yang kesehariannya sebagai penjual beli burung. Ia kemudian mengajak IH untuk mengedarkan narkoba. Agar peredaran narkoba tidak terendus polisi, TK mendapat fasilitas untuk mengedarkan dan mengambil ranjauan. Sementara IH ternyata tidak hanya mendapat uang dari TK, melainkan juga bisa bebas menggunakan sabu.

"Untuk mengambil dan menjualkan narkotika itu TK dijanjikan upah Rp1 juta dan sabu berat satu gram. TK juga difasilitasi rumah serta kendaraan. Sementara IH mengaku dibayar TK Rp300 ribu per minggu," beber Daniel.

Mereka terakhir kali diminta mengambil sabu seberat 50 gram. Mereka bertemu dengan orang yang mengirim di Jalan Kenjeran, Surabaya. Tersangka bertemu langsung dengan pengirim sabu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Setelah mendapat sabu, tersangka kemudian membagi sabu dengan timbangan elektrik. Sabu dibagi menjadi kemasan poket dengan berat minimal satu gram," ungkapnya

Para tersangka ini memiliki trik tersendiri dalam mengedarkan sabu dan obat keras. Hal itu dilakukan agar tidak mudah terendus polisi.

"Mereka melayani pembelian paling kecil satu gram. Setelah dibagi, kemudian poket-poket tersebut dimasukkan dalam bungkus bekas cotton bud," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Tim Satnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil menangkap TK di rumahnya yang berada di Rungkut Menanggal. Kemudian IH ditangkap di tempat tinggalnya Jalan Amir Machmud, Gunung Anyar, Surabaya.

"Mereka ditangkap di rumah masing-masing. Kami gerak cepat menangkap mereka. Sementara barang bukti tersebut ditemukan di dalam tas di rumah TK," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.