Minggu, 21 Jun 2026 23:07 WIB

Penemuan Mayat dan Kerangka Manusia di Malang, Korban Alami Gangguan Jiwa

Satreskrim Polres Malang lakukan olah TKP temuan mayat perempuan dan kerangka manusia.(Foto: Humas Polres Malang)
Satreskrim Polres Malang lakukan olah TKP temuan mayat perempuan dan kerangka manusia.(Foto: Humas Polres Malang)

Malang - Warga Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan dan kerangka manusia dalam satu rumah. Mayat perempuan teridentifikasi bernama Rokani (72). Sedangkan kerangka manusia masih belum diketahui secara pasti identitasnya.

Ketua RT setempat, Supri mengatakan bahwa Rokani tinggal bersama anak laki-lakinya bernama Suprapto. Namun beberapa bulan terakhir Suprapto hilang tanpa kabar alias tidak pernah muncul.

Baca Juga: Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

"Kondisi TKP dan rumah korban dalam keadaan tidak terawat. Karena penghuni rumah dan anaknya memiliki penyakit gangguan kejiwaan," kata Supri, Kamis (4/8/2022).

Setelah penemuan kerangka dan mayat ini, Satreskrim Polres Malang langsung memasang Police Line dan melaksanakan olah TKP. Berdasarkan keterangan petugas, kondisi kerangka sudah saling terpisah. Sebagian ditemukan di simpan di sebuah kardus mie instan di kamar Rokani. Beberapa kerangka masih melekat kain warna biru dan kain celana warna abu-abu.

Baca Juga: Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Menurut hasil pemeriksaan dari Tim Forensik RSSA Malang, struktur tengkorak menunjukkan kerangka berjenis kelamin laki-laki dan memiliki usia di atas 40 tahun. Serta tidak ditemukan resapan darah maupun tanda kekerasan pada seluruh struktur tulang dan tengkorak.

Timbul dugaan dari masyarakat, kerangka manusia tersebut kemungkinan adalah jasad Suprapto. Karena ia sudah tidak pernah terlihat lebih dari 9 bulan terakhir. Dugaan diperkuat hasil identifikasi sekunder jenis kain dan pakaian yang melekat pada kerangka. Diketahui merupakan pakaian yang sering digunakan Suprato sehari-hari.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Atas permintaan keluarga dan masyarakat setempat yang selama ini membantu korban, mereka menghendaki untuk segera memakamkan kedua korban. Mereka meyakini bahwa kedua jasad tersebut adalah Rokani dan anaknya Suprapto yang telah meninggal dunia karena sakit.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.