Senin, 22 Jun 2026 16:50 WIB

Rek, Jangan Mau Dimintai Fotokopi KTP dan KK, Wali Kota Surabaya Bilang Begini

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Foto: Humas Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kepada warga untuk tidak memberikan fotokopi KTP dan kartu keluarga (KK) kepada petugas di kecamatan maupun kelurahan.

Hal itu bermula dari keluhan para Kader Surabaya Hebat saat akan menerima insentif sebagai warga MBR (masyakata berpenghasilan rendah) ketika bertemu dengan Eri dan Ketua PKK Surabaya Rini Indriyani di Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Kalau ada anak buah saya yang minta data KTP atau KK, nggak usah dike'i (jangan diberi). Saya haramkan lurah, camat dan Puskesmas njaluk (minta) fotokopi KTP dan KK, ini koreksi betul buat kami,” ucap Eri dalam keterangan resmi yang diterima jatimnow.com, Rabu (3/8/2022).

Karena, lanjut Eri, data nomor induk kependudukan (NIK) MBR itu sudah pasti terdaftar di aplikasi Sayang Warga. Oleh karena itu, lurah, camat dan Puskesmas tak perlu lagi meminta salinan KTP atau KK warga yang akan dibantu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Eri juga menjelaskan, pendataan warga itu harus sudah terintegrasi satu sama lain, baik itu dari kelurahan, kecamatan hingga ke OPD terkait. Masih adanya sistem administrasi manual tersebut, menurutnya ada yang perlu diperbaiki dan evaluasi, agar pelayanan ke depannya semakin baik.

"Kalau sudah ada aplikasi tapi masih diminta berkas, yo onok sing salah (ada yang salah) di sistem itu. Saya bilang ke semua kader, kalau diminta (fotokopi KTP dan KK) jangan kasih. Smartcity yo ngene iki (ya seperti ini) harus terintegrasi,” jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Untuk diketahui, setelah menerima kunjungan dari Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr. Dante Saksono Harbuwono, kemarin (1/8/2022), Pemkot Surabaya mendapat apresiasi, karena memberi insentif senilai Rp400 ribu kepada KSH. Menurut Wamenkes RI, dr. Dante, insentif Pemkot Surabaya paling tinggi ketimbang kota-kota lain di Indonesia.

"Menurut beliau insentif KSH ini paling tinggi, bahkan di kota lain ada yang nggak dapat. Beliau juga mengatakan, terkait insentif itu akan disampaikan dalam rapat di sana (pusat), untuk bentuknya kami belum tahu pasti,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.