Rabu, 17 Jun 2026 07:49 WIB

Polisi Bentuk Tim Usut Kasus Pengeroyokan Pelajar SMA di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 02 Agu 2022 18:34 WIB
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana (Foto: Dok. jatimnow.com)
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana (Foto: Dok. jatimnow.com)

Surabaya - Polrestabes Surabaya membetuk tim untuk mendalami kasus dugaan pengeroyokan terhadap sejumlah pelajar sekolah menengah atas (SMA) di kota setempat, yang diduga dilakukan para alumni.

"Kami terjunkan tim, dari Jatanras dibantu Unit PPA. Akan secepatnya dilakukan penyelidikan," jelas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana saat dikonfirmasi, Selasa (2/8/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Mirzal menjelaskan, penyelidikan terhadap kasus ini dilakukan menyusul adanya laporan dari salah satu orangtua korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya pada Senin (1/8/2022).

"Orangtua korban melaporkan bahwa anaknya yang masih pelajar SMA menjadi korban penganiayaan. Laporannya sudah kami diterima. Sementara cukup itu ya. Nanti updatenya kami sampaikan lagi. Mudah-mudahan bisa segera terungkap," jelas Alumni Akpol Tahun 2004 itu.

Dugaan pengeroyokan terhadap pelajar SMA itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, Minggu (31/7/2022), di depan SMA Pringadi Jalan Pringadi Surabaya dan di samping SMAN 9 Surabaya, Jalan BKR Pelajar Surabaya.

Salah satu yang menjadi korbannya adalah pelajar yang tinggal di Jalan Demak Timur, Surabaya. Kabarnya, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya akibat dipukul menggunakan batu hingga paving.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Iya, salah satu yang menjadi korban anak saya," terang Edy Irawan, orangtua korban saat dikonfirmasi, Selasa (2/8/2022).

Edy menyebut, selain anaknya, juga terdapat pelajar lain yang menjadi korban. Sementara yang baru ia ketahui, ada tiga pelajar.

"Yang saya tahu tiga orang, sama anak saya. Ini sudah ngawur, keterlaluan, sampai gini. Nggak terima saya sama alumni-alumni itu," ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara dari informasi yang dihimpun menyebut, terduga pelaku yang disebut merupakan alumni SMA 7 Surabaya itu melakukan pengeroyokan tidak hanya dengan memukul. Namun juga menyulutkan rokok ke tubuh korban.

Selain itu, terduga pelaku juga memukul menggunakan paving. Bahkan salah satu korbannya disebut ada yang anak yatim.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.