Kamis, 18 Jun 2026 05:09 WIB

Pelajar di Surabaya Jadi Korban Pengeroyokan, Disulut Rokok dan Dipukul Paving

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 02 Agu 2022 17:07 WIB
ilustrasi
ilustrasi

Surabaya - Sejumlah pelajar sekolah menengah atas (SMA) di Surabaya mengaku jadi korban pengeroyokan oknum yang disebut sebagai alumni di SMAN 7, hingga mengalami luka di tubuhnya.

Kasus ini sudah dilaporkan ke polisi dan kabarnya saat ini tengah dilakukan penyelidikan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Informasi yang diperoleh jatimnow.com menyebut, pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, Minggu (31/7/2022), di depan SMA Pringadi Jalan Pringadi Surabaya dan di samping SMAN 9 Surabaya, Jalan BKR Pelajar Surabaya.

Salah satu yang menjadi korbannya adalah pelajar yang tinggal di Jalan Demak Timur, Surabaya. Kabarnya, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya akibat dipukul menggunakan batu hingga paving.

"Iya, salah satu yang menjadi korban anak saya," kata Edy Irawan, orang tua korban saat dikonfirmasi, Selasa (2/8/2022).

Edy menyebut, selain anaknya, juga terdapat pelajar lain yang menjadi korban. Sementara yang baru ia ketahui, sebanyak tiga pelajar.

"Yang saya tahu 3 orang, sama anak saya. Ini sudah ngawur, keterlaluan, sampai aniaya gini. Nggak terima saya sama alumni-alumni itu," ungkapnya.

Edy menyatakan, atas kejadian ini, ia telah membuat laporan ke Polrestabes Surabaya pada Senin (1/8/2022) kemarin. Laporannya pun, katanya sudah diterima.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Laporan kemarin pagi. Sudah diterima. Katanya sekarang masih dilakukan penyelidikan," jelasnya.

Ditanya terkait luka yang dialami anaknya, Edy enggan menjelaskan detail. Ia mengaku saat ini masih fokus untuk mengurus anaknya dan juga berkordinasi dengan pihak kepolisian serta orang tua korban yang lain.

"Itu dulu ya mas. Kalau sudah selesai semua saya kabari. Ini masih saya urus dulu. Sama nunggu panggilan dari polisi juga," tandas pri 37 tahun tersebut.

Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana saat dikonfirmasi sudah memonitor kasus tersebut. Namun ia belum bisa menjelaskan detail.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kami cek dulu mas," jawabnya.

Sementara itu, informasi lainnya menyebut, para terduga pelaku yang disebut merupakan para alumni SMAN 7 Surabaya itu melakukan pengeroyokan tidak hanya dengan memukul, namun juga menyulutkan rokok ke tubuh para korbannya.

Selain itu, terduga pelaku juga memukul menggunakan paving. Salah satu korbannya disebut ada yang anak yatim.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.