Minggu, 21 Jun 2026 07:20 WIB

Minim Fasilitas tapi Tetap Semangat Rider BMX Kota Batu Raih Prestasi di Yogja

Rider BMX Kota Batu yang tergabung dalam Afos Katana Family (AKF). (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Rider BMX Kota Batu yang tergabung dalam Afos Katana Family (AKF). (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Kota Batu - Atlet BMX Kota Batu berhasil meraih juara dalam event GCC BMX Cross Seri ke-3 yang diselenggarakan di Youth Center Yogjakarta, Minggu (31/7/2022) kemarin.

Dari sekitar 13 atlet junior yang dikirim 7 diantaranya mampu meraih podium/juara antara lain Maulidia Ruby Az Zahra juara 1 kategori Challenge Girls 2012, Rahma Alya Putri juara 2, Nadzifah Alin Salsabillah juara 3, dan Ficce Nur juara 5 dalam satu kategori yaitu Challenge Girls 2008-2009.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Lalu ada Dewa Shaka Ibrahim juara 2 kategori Challenge Boy 2014, Aaron Gwin Pradana juara 4 kategori Challenge Boy 2016, dan Muhammad Aqila Al Barra juara 5 kategori Challenge Boy 2015.

Sementara itu rider langganan juara yaitu Vino Leo Sentot dan Teuku Satria Rhevaleo belum beruntung karena mengalami gangguan teknis dan terjatuh.

Meski begitu kemenangan ini sangatlah berarti. Selain diikuti atlet BMX dari penjuru Indonesia dan menjadi barometer perkembangan prestasi BMX Indonesia. Terlebih para rider cilik besutan Afos Katana Family (AKF) ini berlatih di tempat yang kurang memadai karena tak memiliki track khusus BMX di Kota Batu.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Alhamdulillah kita bisa meraih hasil maksimal meski ada beberapa rider yang kurang beruntung mengalami kendala sepeda dan terjatuh sehingga belum bisa menjadi juara," ujar asisten Pelatih AKF, Dhana Fitra Gorry, Selasa (2/8/2022).

Apalagi selama ini para rider cilik tersebut berlatih di tempat seadanya dan kurang memadai yaitu Track Mbah Patok yang dibuat secara mandiri di Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.

"Itulah kendala kita tidak ada track standart nasional maupun internasional, tidak ada suport untuk latihan sehingga tidak bisa berkembang cepat seperti daerah-daerah lain. Padahal anak-anak Kota Batu memiliki potensi dan kemampuan yang hebat dalam bersepeda," tuturnya.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Sementara itu, Manajer AKF Arik Librawanto mengutarakan meski minim fasilitas tidak menyurutkan semangat para rider untuk terus berlatih demi meraih prestasi terbaik untuk mengharumkan Kota Batu.

"Sebenarnya kita memiliki cita-cita ada sebuah track yang berstandar nasional/internasional di Kota Batu. Selain untuk fasilitas pembinaan juga untuk menggelar event skala Internasional seperti Banyuwangi yang didatangi rider dari Asia hingga Eropa," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.