Senin, 22 Jun 2026 20:49 WIB

Anak Durhaka Curi Motor Ibunya, Residivis Surabaya Ditangkap di Warkop Mojokerto

Tersangka dan barang bukti hasil pencurian (Foto: Reskrim Sukolilo/jatimnow.com)
Tersangka dan barang bukti hasil pencurian (Foto: Reskrim Sukolilo/jatimnow.com)

Surabaya - Surga di bawah telapak kaki ibu, tak berarti bagi Rafi Mafiza asal Jalan Semolowaru Utara IA, Surabaya. Pria 20 tahun ini tega mencuri dan berniat menjual motor ibunya.

Sayangnya, belum sempat menjual motor Honda Scoopy milik Liana Tiasraminingsih itu, pria kelahiran Menganti Gresik itu keburu ditangkap polisi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Ia diamankan saat bersembunyi di sebuah warung kopi di Mojokerto, usai 4 jam membawa kabur motor dari rumahnya. Saat ditangkap Rafi digelandang bersama motor warna merah milik korban.

"Tersangka kami amankan saat sembunyi di warung kopi milik temannya di kawasan Mojokerto. Saat itu, motor juga masih ada," kata Kapolsek Sukolilo Kompol Muhamad Sholeh melalui Kanitreskrim Ipda Pelita, Selasa (2/8/2022).

Aksi nekat Rafi tersebut bermula sekitar pukul 14.00 WIB pada Jumat (29/7). Saat itu, ia masuk ke rumah mengambil kunci yang disimpan korban di tas yang ada di kamar.

"Ia kemudian menuju ke teras tempat motor terparkir. Saat kejadian, sang ibu berada di luar rumah tersebut," imbuh Pelita.

Saat melancarkan aksi tersebut Rafi sempat menemui kendala. Roda motor tersebut dirantai. Tak kehilangan akal, Rafi merusak gembok itu lantas membawa motor hasil curian ke Mojokerto.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Ia juga sempat kebingungan menjual motor curiannya itu. Bahkan, sebelum ditangkap, Rafi sempat menawarkan motor pinjaman sang ibu itu melalui media sosial (medsos) Facebook.

"Sempat ditawarkan. Namun terlebih dulu kami amankan empat jam setelah kejadian pencurian itu," kata Pelita.

Dari introgasi, pelaku berpawakan kurus itu mengaku nekat melakukan hal itu karena terdesak masalah utang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Tersangka mengaku juga pernah menggadaikan motor lain milik ibunya. Dan yang ini buat menebus motor ibu yang digadaikan itu," tukasnya.

Sementara dari hasil informasi dihimpun, tersangka baru saja bebas sepekan lalu. Ia mendekam di tahanan Polsek Simokerto atas kasus serupa.

"Tersangka juga mengaku sebelumnya ia juga sudah mendekam di penjara sebanyak tiga kali," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.