Kamis, 18 Jun 2026 07:20 WIB

Anjing-anjing di Rumah Jagal Surabaya itu Digantung hingga Mati, Lalu Dibakar

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 01 Agu 2022 20:21 WIB
Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di rumah jagal anjing (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di rumah jagal anjing (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - Penyidik Satreskrim dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya menggelar olah TKP di rumah jagal anjing Jalan Pesapen IV, Sumur Welut, Lakarsantri, Senin (1/8/2022).

Olah TKP yang berlangsung sekitar 1 jam lebih itu dipimpin Kasubnit Tipidek Satreskrim Polrestabes Surabaya, Ipda Raka Bima Grimaldi, didampingi perangkat kampung setempat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Raka menyebut, selain menggelar olah TKP, penyidik juga memasang garis polisi (police line). Itu dilakukan menyusul adanya laporan resmi yang dibuat Yayasan Sarana Metta Indonesia dan Animals Hope Shelter.

"Tadi semua kami periksa, lantai satu, lantai dua, semua. Kami lakukan penyelidikan untuk mengetahui aktivitas rumah jagal (anjing) ini. Kami juga ambil beberapa foto, mulai anjing datang hingga proses menjadi masakan," beber Raka di lokasi.

Menurut Raka, berdasarkan hasil identifikasi, setelah datang di rumah jagal, anjing-anjing itu dimasukan ke dalam karung dengan mulut terikat. Itu dilakukan agar suaranya tidak mengganggu warga sekitar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Selanjutnya, anjing-anjing yang sudah dalam penguasaan jagal lantas digantung satu per satu hingga mati, kemudian dibakar. Tujuannya, untuk menghilangkan bulunya.

"Setelah proses tersebut, kemudian baru dikuliti dan dipotong untuk dijadikan masakan rica-rica. Proses eksekusinya di lantai atas, masaknya di lantai bawah," jelas dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara untuk pemasaran, pemilik jagal mengaku hanya menjual daging anjing dalam keadaan matang. Mereka tak pernah menjual daging dalam keadaan mentah.

"Masih akan terus kami dalami. Apakah mereka ini ada jaringan, atau yang lainnya. Itu yang masih dikembangkan," pungkas Raka.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.