Kamis, 18 Jun 2026 14:16 WIB

Tak Kapok! Residivis ini Kembali Ditangkap Polisi Usai Bobol Rumah di Surabaya

Kolase pelaku dan barang bukti yang digunakan untuk membobol rumah kos (Foto: Satreskrim Polrestabes Surabaya for jatimnow.com)
Kolase pelaku dan barang bukti yang digunakan untuk membobol rumah kos (Foto: Satreskrim Polrestabes Surabaya for jatimnow.com)

Surabaya - Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya meringkus seorang penjahat kambuhan yang kerap menyatroni rumah kos di Kota Pahlawan.

Pelaku BES (31), asal Padengan Ploso, Pucuk, Lamongan itu merupakan residivis, yang pernah terlibat kasus pembobolan rumah pada Tahun 2012.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kali ini, dia ditangkap saat berada di Jalan Mastrip, Kedurus, Surabaya oleh Tim Resmob dipimpin Kanit Iptu Hafissulah Mokoginta dan Kasubnit 3 Ipda Amiruddin, pada Sabtu (30/7/2022).

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana mengatakan, pelaku BES sering mengincar rumah kos dengan tingkat keamanan yang rendah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Setelah mengetahui keberadaan pelaku, kami langsung terjunkan Tim Resmob. Tim ini akhirnya menyergap pelaku saat berada di Jalan Mastrip," jelas Mirzal, Senin (1/7/2022).

Alumni Akpol Tahun 2004 itu menjelaskan bahwa BES mencuri handphone milik DW (46), penghuni kos di Jalan Putat Gede Barat, Surabaya. Pencurian itu dilakukan sekitar pukul 14.15 WIB, Sabtu (18/6/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Saat beraksi, BES terekam kamera CCTV yang berada di sekitar tempat kejadian. Saat itu dia mengenakan kaos hitam abu-abu, celana jeans, sendal japit serta mengendarai motor Yamaha Vixion warna putih biru.

"Modusnya hunting mencari rumah kos yang wilayahnya sepi. Setelah itu pelaku masuk ke kos tersebut dengan cara mencongkel pintu menggunakan linggis kecil dan tang. Setelahnya mencari perangkat elektronik yang mudah dibawa termasuk handphone," jelas Mirzal.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.