Kamis, 18 Jun 2026 21:02 WIB

Kesal Tak Digaji, 5 Pemuda asal Bojonegoro Curi Tiang Fiber Optik di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 01 Agu 2022 15:16 WIB
Pikap yang digunakan kelima pelaku untuk mencuri tiang fiber optik. (Foto: Polsek Lakarsantri/jatimnow.com)
Pikap yang digunakan kelima pelaku untuk mencuri tiang fiber optik. (Foto: Polsek Lakarsantri/jatimnow.com)

Surabaya - Lima orang pemuda asal Kabupaten Bojonegoro diamankan Unit Reskrim Polsek Lakarsantri setelah dilaporkan mantan majikannya karena kedapatan mencuri tiang fiber optik.

Aksi ini dilakukan para pelaku disebut karena kesal selama bekerja, upahnya belum dibayar oleh sang majikan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Pencurian ini terjadi di Jalan Made, Sambikerep, Surabaya, Senin (27/7/2022). Para pelaku diketahui bernama Aris (20), Musoli (27), Rucianto (29), David (21) dan Doni (28). Kelimanya merupakan warga Dusun Besah, Kabupaten Bojonegoro.

Kapolsek Lakarsantri Kompol Hakim mengatakan, para pelaku kini sudah ditetapkan tersangka dan ditahan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

"Sudah kami tahan dan masih dilakukan pendalaman," katanya saat dikonfirmasi, Senin (1/8/2022).

Hakim menjelaskan, kasus ini terungkap setelah pihaknya mendapat laporan dari warga yang saat itu memergoki para pelaku sedang membongkar pondasi semen yang membuat tiang fiber optik berdiri tegak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah berhasil, para pelaku lantas menaikkan tiang tersebut ke mobil pikap yang telah mereka sewa sebelumnya dari Bojonegoro.

Dari situlah, diam-diam warga melapor ke juragan pembuatan tiang fiber optik hingga kemudian diteruskan ke polisi.

Tak lama kemudian, anggota datang ke TKP dan mengamankan para pelaku bersama barang bukti, lantas digelandang ke Mapolsek untuk diperiksa.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pengakuan para tersangka, pencurian ini memang sudah direncanakan. Jadi mereka ini menyewa mobil pikap dari seseorang di Bojonegoro dengan harga Rp300 ribu untuk mengangkut tiang fiber optik tersebut," jelas Hakim.

Sedangkan untuk motifnya, pencurian ini didasari rasa kesal. Sebab para tersangka mengaku selama bekerja bersama mantan majikannya, belum dibayar sama sekali.

"Pengakuannya para tersangka ini merupakan mantan karyawan korban. Dan selama berkerja di sana, katanya belum dibayar. Hingga akhirnya muncul niatan untuk mencuri ini. Namun pengakuannya masih akan dalami lagi," tandas Hakim.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.